Menu

Mode Gelap
Komisi IV DPRD Samarinda Dalami Dugaan Pergeseran Titik Koordinat pada SPMB 2026 Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Serapan Anggaran Disdikbud Baru 21 Persen, SPMB Juga Jadi Evaluasi Minim Anggaran, DPRD Samarinda Dorong Penguatan Destinasi Wisata Berbasis Budaya DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Iswandi: Sulit Berkembang Jika Dana Hanya Rp503 Juta DPRD Usulkan Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Dongkrak PAD Samarinda

BERITA DAERAH · 14 Nov 2023 15:18 WITA ·

Serawenan, Tradisi Masyarakat Desa Selerong Rayakan Hari Jadi Desa


 Serawenan, Tradisi Masyarakat Desa Selerong Rayakan Hari Jadi Desa Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Setiap tahunnya untuk memeriahkan perayaan hari jadinya, Pemerintah Desa Selerong, Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara (Kukar) mengadakan sebuah acara yang diberi nama Serawenan.

Badrun, selaku Kepala Desa Selerong, menjelaskan bahwa Serawenan merupakan sebuah acara adat yang diadakan setiap tahunnya untuk memperingati hari jadi Desa Selerong.

Selain itu, acara ini juga merupakan sebuah ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta atas nikmat serta karuniaNya yang telah diberikan dan dirasakan oleh masyarakat Desa Selerong dan sekitarnya.

“Kegiatan ini juga untuk mengingat kembali sejarah berdirinya Desa Selerong dan menggenang para tokoh-tokoh yang telah berjasa untuk Desa Selerong,” ujar Badrun.

Lebih lanjut Badrun mengemukakan, acara Serawenan ini sendiri merupakan partisipasi masyarakat Desa Selerong untuk saling berbagi dengan warga desa sekitarnya, yaitu berupa aneka ragam masakan atau makanan maupun kuliner khas Desa Selerong.

“Dalam Serawenan ini masyarakat Desa Selerong menyediakan berbagai aneka ragam makanan untuk disajikan kepada warga yang datang dilokasi kegiatan,” terangnya.

Badrun juga menyebut, selain acara Serawenan juga dirangkai upacara adat yang dilaksanakan di Desa Selerong yaitu pelas benua tepung tawar menjamu kampong, dengan makna dan harapan agar Desa Selerong terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Serawenan ini maknanya berbagi. Pelas benua itu adalah syukuran lahirnya Kampong atau Desa, sedangkan tepung tawar dimaknai sebagai doa, dan menjamu kampong yaitu menyediakan makanan untuk warga,” ungkapnya.

Badrun juga berharap kedepannya, kegiatan seperti ini akan terus ditingkatkan lagi serta menjadi agenda rutin di setiap tahun, sehingga bisa dirasakan oleh masyarakat Desa Selerong dan sekitarnya.

“Harapannya kegiatan ini bisa ditingkatkan dan lebih meriah lagi, kita buat inovasi-inovasi baru, sehingga bisa dirasakan oleh masyarakat disekitar Desa Selerong ini,” pungkasnya.

Tak hanya itu, pada rangkaian acara hari jadi Desa Selerong juga turut dilaksanakan kegiatan lain diantaranya, pentas seni budaya, lomba olahraga tradisional dan kegiatan lainnya, dalam rangka memeriahkan perayaan tersebut.(adv/disparkaltim/al/fz)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Komisi IV DPRD Samarinda Dalami Dugaan Pergeseran Titik Koordinat pada SPMB 2026

1 Juli 2026 - 20:00 WITA

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Serapan Anggaran Disdikbud Baru 21 Persen, SPMB Juga Jadi Evaluasi

1 Juli 2026 - 19:00 WITA

Minim Anggaran, DPRD Samarinda Dorong Penguatan Destinasi Wisata Berbasis Budaya

1 Juli 2026 - 18:00 WITA

DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Iswandi: Sulit Berkembang Jika Dana Hanya Rp503 Juta

1 Juli 2026 - 17:00 WITA

DPRD Usulkan Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Dongkrak PAD Samarinda

1 Juli 2026 - 16:00 WITA

Perumdam Samarinda Fokus Optimalkan IPA Lama, Target Layani 3.500 Pelanggan Baru di Palaran

1 Juli 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH