Menu

Mode Gelap
ABK KM Nur Aliyah Diduga Jatuh ke Laut, Pencarian Diperluas hingga Hari Keempat Nusantara QRIS Run 5K Gaungkan Gaya Hidup Sehat dan Literasi Ekonomi Digital di IKN Literasi Keuangan Digital dan Legalitas Usaha Dorong UMKM Naik Kelas di Wilayah IKN Jaga Kebersihan Wisata Alam di Nusantara, Otorita IKN Laksanakan Instruksi Presiden Prabowo Adakan Gerakan ASRI Bersama Masyarakat Polsek Anggana Tangkap Dua Terduga Penyalahguna Narkotika

BERITA DAERAH · 14 Nov 2023 15:18 WITA ·

Serawenan, Tradisi Masyarakat Desa Selerong Rayakan Hari Jadi Desa


 Serawenan, Tradisi Masyarakat Desa Selerong Rayakan Hari Jadi Desa Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Setiap tahunnya untuk memeriahkan perayaan hari jadinya, Pemerintah Desa Selerong, Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara (Kukar) mengadakan sebuah acara yang diberi nama Serawenan.

Badrun, selaku Kepala Desa Selerong, menjelaskan bahwa Serawenan merupakan sebuah acara adat yang diadakan setiap tahunnya untuk memperingati hari jadi Desa Selerong.

Selain itu, acara ini juga merupakan sebuah ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta atas nikmat serta karuniaNya yang telah diberikan dan dirasakan oleh masyarakat Desa Selerong dan sekitarnya.

“Kegiatan ini juga untuk mengingat kembali sejarah berdirinya Desa Selerong dan menggenang para tokoh-tokoh yang telah berjasa untuk Desa Selerong,” ujar Badrun.

Lebih lanjut Badrun mengemukakan, acara Serawenan ini sendiri merupakan partisipasi masyarakat Desa Selerong untuk saling berbagi dengan warga desa sekitarnya, yaitu berupa aneka ragam masakan atau makanan maupun kuliner khas Desa Selerong.

“Dalam Serawenan ini masyarakat Desa Selerong menyediakan berbagai aneka ragam makanan untuk disajikan kepada warga yang datang dilokasi kegiatan,” terangnya.

Badrun juga menyebut, selain acara Serawenan juga dirangkai upacara adat yang dilaksanakan di Desa Selerong yaitu pelas benua tepung tawar menjamu kampong, dengan makna dan harapan agar Desa Selerong terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Serawenan ini maknanya berbagi. Pelas benua itu adalah syukuran lahirnya Kampong atau Desa, sedangkan tepung tawar dimaknai sebagai doa, dan menjamu kampong yaitu menyediakan makanan untuk warga,” ungkapnya.

Badrun juga berharap kedepannya, kegiatan seperti ini akan terus ditingkatkan lagi serta menjadi agenda rutin di setiap tahun, sehingga bisa dirasakan oleh masyarakat Desa Selerong dan sekitarnya.

“Harapannya kegiatan ini bisa ditingkatkan dan lebih meriah lagi, kita buat inovasi-inovasi baru, sehingga bisa dirasakan oleh masyarakat disekitar Desa Selerong ini,” pungkasnya.

Tak hanya itu, pada rangkaian acara hari jadi Desa Selerong juga turut dilaksanakan kegiatan lain diantaranya, pentas seni budaya, lomba olahraga tradisional dan kegiatan lainnya, dalam rangka memeriahkan perayaan tersebut.(adv/disparkaltim/al/fz)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

ABK KM Nur Aliyah Diduga Jatuh ke Laut, Pencarian Diperluas hingga Hari Keempat

8 Februari 2026 - 18:30 WITA

124 Pejabat Pemkab Kukar Dilantik, Bupati Aulia Tekankan Rotasi untuk Energi Baru dan Penguatan Data

6 Februari 2026 - 20:00 WITA

Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Sawit, Seorang Pria Diduga Meninggal Akibat Kelelahan

6 Februari 2026 - 19:00 WITA

ABK KM Nur Aliyah Diduga Terjatuh di Laut, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Balikpapan

5 Februari 2026 - 15:30 WITA

Bukan Sekadar Ibadah, Umrah Mandiri Perdana di Kaltim Hadirkan Pengalaman Spiritual dan Edukasi Perjalanan

2 Februari 2026 - 19:00 WITA

Polres Kukar Gelar Apel Operasi Keselamatan Mahakam 2026, Fokus Ciptakan Lalu Lintas Aman Jelang Ops Ketupat

2 Februari 2026 - 14:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH