Menu

Mode Gelap
IKN Fun Day Kenalkan Batik Pewarna Alami Khas Kalimantan kepada Pengunjung Otorita IKN Matangkan Mitigasi Karhutla Hadapi Ancaman El Niño 2026 Andi Harun: Festival Budaya Harus Jadi Agenda Tetap yang Dilindungi Perda DPRD Samarinda Sepakati Enam Raperda Prioritas di Luar Propemperda 2026 DPRD Samarinda Pastikan Raperda di Luar Propemperda Tetap Melalui Tahapan Lengkap

BERITA DAERAH · 14 Nov 2023 15:18 WITA ·

Serawenan, Tradisi Masyarakat Desa Selerong Rayakan Hari Jadi Desa


 Serawenan, Tradisi Masyarakat Desa Selerong Rayakan Hari Jadi Desa Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Setiap tahunnya untuk memeriahkan perayaan hari jadinya, Pemerintah Desa Selerong, Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara (Kukar) mengadakan sebuah acara yang diberi nama Serawenan.

Badrun, selaku Kepala Desa Selerong, menjelaskan bahwa Serawenan merupakan sebuah acara adat yang diadakan setiap tahunnya untuk memperingati hari jadi Desa Selerong.

Selain itu, acara ini juga merupakan sebuah ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta atas nikmat serta karuniaNya yang telah diberikan dan dirasakan oleh masyarakat Desa Selerong dan sekitarnya.

“Kegiatan ini juga untuk mengingat kembali sejarah berdirinya Desa Selerong dan menggenang para tokoh-tokoh yang telah berjasa untuk Desa Selerong,” ujar Badrun.

Lebih lanjut Badrun mengemukakan, acara Serawenan ini sendiri merupakan partisipasi masyarakat Desa Selerong untuk saling berbagi dengan warga desa sekitarnya, yaitu berupa aneka ragam masakan atau makanan maupun kuliner khas Desa Selerong.

“Dalam Serawenan ini masyarakat Desa Selerong menyediakan berbagai aneka ragam makanan untuk disajikan kepada warga yang datang dilokasi kegiatan,” terangnya.

Badrun juga menyebut, selain acara Serawenan juga dirangkai upacara adat yang dilaksanakan di Desa Selerong yaitu pelas benua tepung tawar menjamu kampong, dengan makna dan harapan agar Desa Selerong terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Serawenan ini maknanya berbagi. Pelas benua itu adalah syukuran lahirnya Kampong atau Desa, sedangkan tepung tawar dimaknai sebagai doa, dan menjamu kampong yaitu menyediakan makanan untuk warga,” ungkapnya.

Badrun juga berharap kedepannya, kegiatan seperti ini akan terus ditingkatkan lagi serta menjadi agenda rutin di setiap tahun, sehingga bisa dirasakan oleh masyarakat Desa Selerong dan sekitarnya.

“Harapannya kegiatan ini bisa ditingkatkan dan lebih meriah lagi, kita buat inovasi-inovasi baru, sehingga bisa dirasakan oleh masyarakat disekitar Desa Selerong ini,” pungkasnya.

Tak hanya itu, pada rangkaian acara hari jadi Desa Selerong juga turut dilaksanakan kegiatan lain diantaranya, pentas seni budaya, lomba olahraga tradisional dan kegiatan lainnya, dalam rangka memeriahkan perayaan tersebut.(adv/disparkaltim/al/fz)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Andi Harun: Festival Budaya Harus Jadi Agenda Tetap yang Dilindungi Perda

14 Mei 2026 - 11:00 WITA

DPRD Samarinda Sepakati Enam Raperda Prioritas di Luar Propemperda 2026

14 Mei 2026 - 10:00 WITA

DPRD Samarinda Pastikan Raperda di Luar Propemperda Tetap Melalui Tahapan Lengkap

14 Mei 2026 - 09:00 WITA

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

11 Mei 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Zona Khusus Reklame, Samri: Kota Harus Lebih Tertata

11 Mei 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH