Menu

Mode Gelap
Otorita IKN Berangkatkan Tujuh Putra Daerah ke Universitas Brawijaya Lewat Beasiswa Penuh DPRD Samarinda Usulkan Disporapar Dipisah agar Pengembangan Pariwisata Lebih Optimal DPRD Samarinda Minta Satpol PP Intensif Tertibkan Manusia Silver DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Terpadu untuk Wujudkan Kota Layak Anak Banggar DPRD Samarinda Pastikan Belanja PPAS 2027 Fokus Dukung Pertumbuhan Ekonomi

BERITA DAERAH · 25 Feb 2026 18:00 WITA ·

Sidak Ramadan, DPRD Samarinda Pastikan Harga Stabil, Cabai Merah Jadi Sorotan


 Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, memberikan keterangan pers usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah wilayah, Rabu (25/2/2026). Sidak tersebut dilakukan secara serentak oleh anggota dewan di daerah pemilihan masing-masing untuk memastikan stabilitas harga selama bulan Ramadan. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, memberikan keterangan pers usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah wilayah, Rabu (25/2/2026). Sidak tersebut dilakukan secara serentak oleh anggota dewan di daerah pemilihan masing-masing untuk memastikan stabilitas harga selama bulan Ramadan. Foto: Yana Ashari.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda melalui Komisi II menggelar inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah wilayah, Rabu (25/2/2026). Sidak dilakukan serentak oleh anggota dewan di masing-masing daerah pemilihan (dapil) guna memastikan stabilitas harga selama Ramadan.

Ketua Komisi II, Iswandi, mengatakan pemantauan sudah dilakukan sejak pagi. “Sebagian anggota sudah sidak di dapilnya masing-masing. Ada yang di wilayah utara, Palaran, Samarinda Seberang, hingga Samarinda Ulu,” ujarnya.

Hasil sementara menunjukkan harga kebutuhan pokok relatif stabil. “Masih termonitor, belum ada kenaikan yang berarti. Secara umum tidak ada lonjakan harga,” jelasnya.

Namun, cabai merah menjadi pengecualian. Iswandi menyebut harga komoditas tersebut mengalami kenaikan akibat berkurangnya pasokan saat musim hujan. “Khusus cabai merah memang terdampak. Distribusi dan faktor cuaca memengaruhi ketersediaan,” terangnya.

Ia juga menyoroti sistem penyimpanan yang belum optimal. “Idealnya packing dalam box dengan full storage. Kalau hanya diplastik dan dipress, tentu cepat rusak,” katanya.

Meski ada kenaikan pada komoditas tertentu, ia menilai fluktuasi menjelang Idulfitri adalah hal yang biasa. “Biasanya seminggu sebelum Lebaran ada lonjakan. Tapi akan terus kita monitor agar tetap terkendali,” tegasnya.

Sementara itu, stok beras dipastikan aman, meski daya beli masyarakat dinilai cenderung menurun. “Persediaan beras masih oke. Hanya saja kondisi ekonomi mungkin sedang tidak baik-baik saja,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Usulkan Disporapar Dipisah agar Pengembangan Pariwisata Lebih Optimal

23 Juli 2026 - 18:00 WITA

DPRD Samarinda Minta Satpol PP Intensif Tertibkan Manusia Silver

23 Juli 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Terpadu untuk Wujudkan Kota Layak Anak

23 Juli 2026 - 16:00 WITA

Banggar DPRD Samarinda Pastikan Belanja PPAS 2027 Fokus Dukung Pertumbuhan Ekonomi

23 Juli 2026 - 15:00 WITA

Basarnas Hentikan Operasi Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Setelah Lima Hari

21 Juli 2026 - 17:00 WITA

Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Masuk Hari Ketiga, Korban Masih Belum Ditemukan

19 Juli 2026 - 18:30 WITA

Trending di BERITA DAERAH