Menu ✖

Mode Gelap
Operasi Sarang Narkoba di Gunung Bugis, 58 Orang Diamankan Polisi PWI Kukar Hadir untuk Korban Kebakaran Danau Aji, Salurkan Bantuan Bahan Pokok DPRD Samarinda Perketat Aturan Reklame, Bangunan Liar Terancam Dibongkar Arie Wibowo Ingatkan Pemkot Samarinda, Penanganan Banjir Jangan Kalah dari Penataan Kota Efisiensi Anggaran Tekan Bisnis Hotel di Samarinda, Helmi Abdullah Dorong Strategi Baru

BERITA DAERAH · 25 Feb 2026 18:00 WITA ·

Sidak Ramadan, DPRD Samarinda Pastikan Harga Stabil, Cabai Merah Jadi Sorotan


 Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, memberikan keterangan pers usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah wilayah, Rabu (25/2/2026). Sidak tersebut dilakukan secara serentak oleh anggota dewan di daerah pemilihan masing-masing untuk memastikan stabilitas harga selama bulan Ramadan. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, memberikan keterangan pers usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah wilayah, Rabu (25/2/2026). Sidak tersebut dilakukan secara serentak oleh anggota dewan di daerah pemilihan masing-masing untuk memastikan stabilitas harga selama bulan Ramadan. Foto: Yana Ashari.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda melalui Komisi II menggelar inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah wilayah, Rabu (25/2/2026). Sidak dilakukan serentak oleh anggota dewan di masing-masing daerah pemilihan (dapil) guna memastikan stabilitas harga selama Ramadan.

Ketua Komisi II, Iswandi, mengatakan pemantauan sudah dilakukan sejak pagi. “Sebagian anggota sudah sidak di dapilnya masing-masing. Ada yang di wilayah utara, Palaran, Samarinda Seberang, hingga Samarinda Ulu,” ujarnya.

Hasil sementara menunjukkan harga kebutuhan pokok relatif stabil. “Masih termonitor, belum ada kenaikan yang berarti. Secara umum tidak ada lonjakan harga,” jelasnya.

Namun, cabai merah menjadi pengecualian. Iswandi menyebut harga komoditas tersebut mengalami kenaikan akibat berkurangnya pasokan saat musim hujan. “Khusus cabai merah memang terdampak. Distribusi dan faktor cuaca memengaruhi ketersediaan,” terangnya.

Ia juga menyoroti sistem penyimpanan yang belum optimal. “Idealnya packing dalam box dengan full storage. Kalau hanya diplastik dan dipress, tentu cepat rusak,” katanya.

Meski ada kenaikan pada komoditas tertentu, ia menilai fluktuasi menjelang Idulfitri adalah hal yang biasa. “Biasanya seminggu sebelum Lebaran ada lonjakan. Tapi akan terus kita monitor agar tetap terkendali,” tegasnya.

Sementara itu, stok beras dipastikan aman, meski daya beli masyarakat dinilai cenderung menurun. “Persediaan beras masih oke. Hanya saja kondisi ekonomi mungkin sedang tidak baik-baik saja,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

PWI Kukar Hadir untuk Korban Kebakaran Danau Aji, Salurkan Bantuan Bahan Pokok

9 Oktober 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Perketat Aturan Reklame, Bangunan Liar Terancam Dibongkar

9 Oktober 2026 - 16:00 WITA

Arie Wibowo Ingatkan Pemkot Samarinda, Penanganan Banjir Jangan Kalah dari Penataan Kota

9 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Efisiensi Anggaran Tekan Bisnis Hotel di Samarinda, Helmi Abdullah Dorong Strategi Baru

9 Oktober 2026 - 14:00 WITA

AMSI Kaltim Dorong Kolaborasi dengan Pemkot Balikpapan, Bahas Akurasi Informasi dan Regulasi Media

9 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Kebakaran Muara Muntai, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar

9 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH