Menu

Mode Gelap
Nasib Teras Samarinda Tahap III Masih Menggantung, DPRD Utamakan Pelayanan Dasar dalam APBD 2027 DPRD Samarinda Ingatkan Orang Tua Perbarui DTKS, Jangan Sampai Gagal Jalur Afirmasi SPMB Kasus HIV di Samarinda Tembus 4.000, DPRD Percepat Raperda Penanggulangan TB dan HIV/AIDS Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Sinergi, Kapolda Kaltim Ajak Media dan Masyarakat Jaga Kamtibmas

BERITA DAERAH · 16 Mei 2025 20:15 WITA ·

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Pedagang Buah Terapung yang Tenggelam di Sungai Mahakam


 Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Pedagang Buah Terapung yang Tenggelam di Sungai Mahakam Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Operasi pencarian terhadap seorang pedagang buah terapung bernama Rivaldi (22) yang dilaporkan tenggelam di Perairan Sungai Mahakam, Kecamatan Palaran, Samarinda, memasuki hari kedua. Hingga pencarian dihentikan sementara pada sore hari ini, korban masih belum ditemukan, pada Jumat (16/05/2025).

Menurut data yang diterima dari Pos SAR Samarinda, korban terakhir terlihat di sekitar lokasi kejadian perkara (LKP) di Sungai Mahakam pada tanggal 15 Mei 2025. Dalam Operasi SAR hari kedua ini, tim SAR gabungan melakukan pencarian sejauh 2 KM dari titik LKP dengan cakupan area seluas 2,2 KM².

Pencarian dibagi menjadi dua SRU. SRU I menyisir sisi utara LKP menggunakan rubber boat Basarnas, perahu milik Disdamkar Samarinda, dan speed boat KP3 Samarinda ke arah timur tenggara. Sementara SRU II menyisir sisi selatan dengan dukungan speed boat Ditpolairud, perahu relawan, dan perahu milik keluarga korban.

Kepala Kantor SAR Balikpapan, Dody Setiawan, menyampaikan bahwa tim gabungan telah berupaya maksimal dalam proses pencarian hari ini.

“Kami sudah mengerahkan berbagai alut dan unsur gabungan untuk mempercepat pencarian korban. Namun, hingga sore ini korban belum berhasil ditemukan. Kendala yang kami hadapi di lapangan antara lain arus sungai yang deras dan lalu lintas kapal yang cukup padat di sekitar dermaga Palaran,” ujar Dody.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa operasi pencarian akan dilanjutkan kembali esok hari pada pukul 07.00 WITA.

Sebanyak lebih dari 10 unsur terlibat dalam operasi ini, termasuk Basarnas, TNI-Polri, relawan, serta pihak keluarga.

Dody menegaskan, tim SAR gabungan akan terus berupaya maksimal untuk menemukan korban dan meminta doa serta dukungan masyarakat agar operasi berjalan lancar. (*)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib Teras Samarinda Tahap III Masih Menggantung, DPRD Utamakan Pelayanan Dasar dalam APBD 2027

26 Juni 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Ingatkan Orang Tua Perbarui DTKS, Jangan Sampai Gagal Jalur Afirmasi SPMB

26 Juni 2026 - 16:00 WITA

Kasus HIV di Samarinda Tembus 4.000, DPRD Percepat Raperda Penanggulangan TB dan HIV/AIDS

26 Juni 2026 - 15:00 WITA

Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Sinergi, Kapolda Kaltim Ajak Media dan Masyarakat Jaga Kamtibmas

26 Juni 2026 - 13:00 WITA

Ratusan Warga Meriahkan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Loa Kulu Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

26 Juni 2026 - 11:00 WITA

Sinergi Pemkab Kukar, Swasta, dan Solidaridad Buka Peluang Baru Ekonomi Karbon di Sektor Sawit

26 Juni 2026 - 09:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH