KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda menegaskan bahwa setiap investasi yang masuk ke daerah harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi perusahaan. Kehadiran investor diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif melalui penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan UMKM, serta peningkatan pendapatan daerah.
Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, mengatakan investasi merupakan salah satu instrumen penting dalam mempercepat pembangunan. Namun, menurutnya, keberhasilan investasi tidak hanya diukur dari besarnya nilai modal yang ditanamkan, melainkan juga dari dampak positif yang dirasakan masyarakat.
“Investasi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan ekonomi lokal,” ujar Iswandi saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (6/6/2026).
Ia menilai perusahaan yang berinvestasi di Samarinda perlu memiliki komitmen untuk memberdayakan sumber daya manusia lokal. Karena itu, perekrutan tenaga kerja dari masyarakat sekitar harus menjadi prioritas, selama sesuai dengan kebutuhan dan kompetensi yang dibutuhkan perusahaan.
Menurut Iswandi, keterlibatan masyarakat lokal akan menciptakan efek berganda terhadap perekonomian daerah. Pendapatan masyarakat meningkat, daya beli bertambah, dan aktivitas ekonomi di berbagai sektor ikut bergerak.
Selain penyerapan tenaga kerja, Komisi II DPRD Samarinda juga mendorong agar investor membangun kemitraan dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran perusahaan besar dinilai seharusnya membuka peluang baru bagi usaha lokal untuk menjadi bagian dari rantai pasok maupun penyedia barang dan jasa.
“UMKM harus mendapat ruang dalam ekosistem investasi. Kehadiran perusahaan besar semestinya menjadi peluang bagi usaha lokal untuk tumbuh bersama,” katanya.
Iswandi menambahkan, investasi yang sehat juga harus disertai dengan kepatuhan terhadap seluruh regulasi yang berlaku, termasuk kewajiban perpajakan dan perizinan. Kontribusi sektor investasi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi salah satu aspek penting yang perlu terus ditingkatkan untuk mendukung pembangunan Kota Samarinda.
Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa aspek lingkungan tidak boleh diabaikan dalam setiap aktivitas investasi. Menurutnya, pembangunan ekonomi harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat di masa depan.
“Kami menginginkan investasi yang berkelanjutan, menghormati aturan lingkungan, dan tidak menimbulkan persoalan baru bagi warga,” tegasnya.
Komisi II DPRD Samarinda, lanjut Iswandi, akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap berbagai investasi yang berkembang di kota tersebut. Pengawasan diperlukan agar setiap kegiatan usaha benar-benar sejalan dengan kepentingan masyarakat serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
“Jangan sampai investasi hanya memanfaatkan potensi daerah. Yang paling penting adalah bagaimana investasi itu mampu menciptakan kesejahteraan, membuka lapangan kerja, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Samarinda,” pungkasnya.
ADV DPRD Kota Samarinda Pewarta : Fathur Rabbany Editor : Fairuzzabady @2026












