Menu ✖

Mode Gelap
Penataan Tahura Bukit Soeharto, Pemerintah Sepakati Delapan Langkah Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak Hakim Agung Tinjau IKN, Sebut Pembangunan Kawasan Yudikatif Terus Berjalan Basuki Sambut Mahasiswa Angkatan Pertama Universitas Gunadarma IKN

SENI BUDAYA · 10 Okt 2023 00:14 WITA ·

Prosesi Merbahkan Tiang Ayu


 Prosesi Merbahkan Tiang Ayu Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Merebahkan Tiang Ayu merupakan prosesi sakral terakhir yang menandai berakhirnya perhelatan Erau AdatvPelas Benua.

Pada prosesi ini, pusaka Sangkoh Piatu atau Tiang Ayu yang selama 7 hari 7 malam didirikan di tengah ruang Stinggil Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, kembali direbahkan pada posisi semula.

Ritual merebahkan Tiang Ayu ini diselenggarakan saat matahari mulai meninggi di ufuk Timur atau di pagi hari. Menjelang upacara, para pangkon laki dan pangkon bini mulai duduk berjajar di sisi kanan dan kiri di ruang Stinggil.

Ditengah ruangan, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI Aji Muhammad Arifin dan para kerabat Kesultanan berjajar menghadap ke Sangkoh Piatu dan Tiang Ayu.

Belian laki dan belian bini duduk di sisi kanan dan kiri dari susunan tambak karang yang dilapis selembar kasur kuning, tempat pembaringan Sangkoh Piatu atau Tiang Ayu.

Setelah Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI Aji Muhammad Arifin hadir di ruangan, prosesi pun di mulai. Empat orang kerabat Kesultanan berjajar di sisi Sangkoh Piatu.

Selanjutnya, Sangkoh Piatu atau Tiang Ayu digoyangkan seperti menggoyangkan batang pohon untuk menumbangkannya. Setelah itu, barulah Sangkoh Piatu di rebahkan di atas kasur berwarna kuning.

Selepas prosesi merebahkan Tiang Ayu, segenap kerabat Kesultanan, belian laki, belian bini, pangkon laki, pangkon bini serta tamu undangan memberikan selamat dan sembah hormat kepada Sultan atas terselenggaranya Erau.

Perayaan ritual yang berusia ratusan tahun ini pun berakhir dengan rasa syukur kepada Sang Pencipta Tuhan Yang Maha Esa .(adm_alf/ik)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Beseprah Erau 2026, Tradisi Jamuan Rakyat yang Satukan Masyarakat Kutai

24 September 2026 - 13:00 WITA

Erau 2026 Resmi Dibuka, Bupati Kukar Tekankan Pelestarian Budaya dan Kesehatan Masyarakat

20 September 2026 - 12:00 WITA

Tiang Ayu Berdiri, Tandai Dimulainya Rangkaian Sakral Erau Adat Kutai 2026

20 September 2026 - 11:00 WITA

Diiringi Gendang dan Gong, Merangin Tandai Dimulainya Perjalanan Sakral Menuju Erau

19 September 2026 - 09:00 WITA

Menjamu Benua Jadi Ritual Sambut Erau Adat Kutai 2026

17 September 2026 - 17:00 WITA

Beluluh Awal Sultan Tandai Semarak Erau Adat Kutai 2026

17 September 2026 - 14:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH