Menu

Mode Gelap
IKN Fun Day Kenalkan Batik Pewarna Alami Khas Kalimantan kepada Pengunjung Otorita IKN Matangkan Mitigasi Karhutla Hadapi Ancaman El Niño 2026 Andi Harun: Festival Budaya Harus Jadi Agenda Tetap yang Dilindungi Perda DPRD Samarinda Sepakati Enam Raperda Prioritas di Luar Propemperda 2026 DPRD Samarinda Pastikan Raperda di Luar Propemperda Tetap Melalui Tahapan Lengkap

BERITA DAERAH · 12 Nov 2023 17:39 WITA ·

Festival Topeng Nusantara Pertama di Kukar Usai Digelar, Dispar Kukar Beharap Pertukaran Budaya Dapat Terus Melestaikan Budaya Nusantarra


 Festival Topeng Nusantara Pertama di Kukar Usai Digelar, Dispar Kukar Beharap Pertukaran Budaya Dapat Terus Melestaikan Budaya Nusantarra Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Festival Topeng Nusantara Pertama di Kutai Kartanegara telah selesai digelar, dan Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara berharap bahwa acara ini dapat semakin memperkenalkan budaya lokal tari topeng kepada masyarakat luas.

Dispar Kukar juga berharap bahwa pertukaran budaya yang terjadi selama festival ini dapat berkelanjutan dan menjadi dorongan untuk terus melestarikan tari topeng sebagai budaya nusantara yang membanggakan.

Melalui festival ini, Dispar Kukar berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang nilai-nilai budaya yang terkandung dalam tari topeng.

Tidak hanya sekadar tarian, topeng dalam budaya Nusantara memiliki simbolisme yang kaya dan mampu menceritakan cerita-cerita tradisional atau mitologi yang penting bagi masyarakat Kutai Kartanegara.

Dengan rincian dan ekspresi gerakan yang kaya, tari topeng ini mampu menggambarkan berbagai karakter dan perasaan manusia.

Misalnya, dengan gerakan yang lincah dan ekspresif, penari topeng bisa menggambarkan kegembiraan, sedih, kemarahan, atau bahkan sifat-sifat manusia yang lebih kompleks seperti penyesalan atau kebingungan.

Diharapkan juga bahwa festival ini dapat menjadi arena pertukaran budaya yang berkelanjutan. Selama festival, masyarakat Kutai Kartanegara dapat bertemu dengan para seniman topeng dari berbagai daerah di Nusantara.

Pertukaran ini tidak hanya berlangsung dalam bentuk pertunjukan, tetapi juga melalui diskusi dan workshop yang membantu dalam pembelajaran dan pemahaman yang lebih mendalam tentang tari topeng.

“Kita patut berbangga, karena Indonesia memiliki ragam budaya yang tak terhitung jumlahnya. Mari bersama kita pelihara, untuk terus menjadi kebanggaan anak cucu kita kelak,” kata Kadispar Kukar Slamet Hadiraharjo, pada penutupan Festival Topeng Nusantara, Sabtu (11/11/2023) malam.

Keberlanjutan dari pertukaran budaya ini sangat penting dalam rangka menjaga tari topeng sebagai salah satu warisan budaya yang tak ternilai di Indonesia.

Dengan mempertahankan dan terus menghidupkan tari topeng, kita juga terlibat dalam mempertahankan identitas dan kekayaan budaya Nusantara.(adv/disparkaltim/al/fz)

Artikel ini telah dibaca 68 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Andi Harun: Festival Budaya Harus Jadi Agenda Tetap yang Dilindungi Perda

14 Mei 2026 - 11:00 WITA

DPRD Samarinda Sepakati Enam Raperda Prioritas di Luar Propemperda 2026

14 Mei 2026 - 10:00 WITA

DPRD Samarinda Pastikan Raperda di Luar Propemperda Tetap Melalui Tahapan Lengkap

14 Mei 2026 - 09:00 WITA

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

11 Mei 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Zona Khusus Reklame, Samri: Kota Harus Lebih Tertata

11 Mei 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH