Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bergerak Cepat Antisipasi Inflasi Pascakenaikan BBM Iswandi Minta Skala Prioritas Program Ketahanan Pangan Berbasis Kebutuhan Masyarakat Iswandi: Ukuran Keberhasilan OPD Bukan Besarnya Anggaran, Tapi Manfaat untuk Masyarakat DPRD Samarinda Dorong Penguatan SDM dan Modal UMKM Agar Mampu Bersaing di Pasar Modern Serapan Anggaran Tinggi, DPRD Samarinda Sorot Program Ketahanan Pangan Belum Maksimal

BERITA DAERAH · 1 Jul 2025 19:15 WITA ·

Pencarian Korban Kapal Klotok Tenggelam di Sungai Mahakam Memasuki Hari Ketiga


 Pencarian Korban Kapal Klotok Tenggelam di Sungai Mahakam Memasuki Hari Ketiga Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban kecelakaan kapal klotok yang tenggelam setelah tersenggol oleh Tugboat TB. Biak di Perairan Sungai Mahakam, Samarinda. Hingga Selasa (1/7/2025), korban yang diketahui bernama Andi Acho Gunawan (54) belum berhasil ditemukan.

Operasi SAR yang sudah memasuki hari ketiga ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas, Ditpolairud Polda Kalimantan Timur, Satpolairud Resta Samarinda, Polsekta Palaran, Koramil 04 Palaran, relawan, serta keluarga korban.

Menurut Iwan Setiawan, personel Tim Pos SAR Samarinda, pencarian dilakukan dengan menyisir area sepanjang 8 kilometer dari titik terakhir kejadian (LKP) ke arah hilir.

“Kami sudah melakukan penyisiran sejak pagi. Tim dibagi dalam dua sektor pencarian, dengan melibatkan speed boat, rubber boat, dan perahu milik keluarga korban,” ujar Iwan.

Iwan menambahkan, pencarian pada hari ketiga ini menghadapi tantangan besar akibat derasnya arus sungai. “Kendala utama kami di lapangan adalah arus sungai yang cukup deras, sehingga perahu pencari harus ekstra hati-hati agar tidak terbawa arus terlalu jauh,” jelasnya.

SRU I melaksanakan pencarian menggunakan Speed Boat milik Satpolairud Resta Samarinda dan perahu klotok milik keluarga korban.

SRU II melaksanakan pencarian menggunakan Rubber Boat Basarnas dan Speed Boat Ditpolairud Polda Kaltim.

Pencarian dihentikan sementara pada pukul 18.00 WITA dan akan dilanjutkan kembali pada Rabu (2/7/2025) pukul 07.00 WITA.

Dalam operasi ini, sejumlah peralatan dikerahkan seperti rescue car, perahu karet, speed boat, drone thermal, peralatan SAR air, hingga peralatan medis. Keluarga korban juga terlibat aktif dalam proses pencarian.

Basarnas mengimbau masyarakat di sekitar Sungai Mahakam untuk tetap berhati-hati dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban. (*)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bergerak Cepat Antisipasi Inflasi Pascakenaikan BBM

24 Juni 2026 - 18:00 WITA

Iswandi Minta Skala Prioritas Program Ketahanan Pangan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

24 Juni 2026 - 17:00 WITA

Iswandi: Ukuran Keberhasilan OPD Bukan Besarnya Anggaran, Tapi Manfaat untuk Masyarakat

24 Juni 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Penguatan SDM dan Modal UMKM Agar Mampu Bersaing di Pasar Modern

24 Juni 2026 - 15:00 WITA

Serapan Anggaran Tinggi, DPRD Samarinda Sorot Program Ketahanan Pangan Belum Maksimal

24 Juni 2026 - 14:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong UMKM Naik Kelas, Sani Usul Kredit Tanpa Bunga hingga Rp50 Juta

24 Juni 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH