Menu

Mode Gelap
62 Pasangan Ikut Isbat Nikah Massal di Kukar, Bupati Tekankan Pentingnya Legalitas Pengadilan Agama Apresiasi Isbat Nikah Massal Kukar, Dinilai Perkuat Perlindungan Hukum Pemkab Kukar Gelar Isbat Nikah Massal, 62 Pasangan Dapat Kepastian Hukum DPRD Samarinda Soroti Kekurangan Guru, Minta Pemetaan Berbasis Data DPRD Samarinda Dukung Kerja Fleksibel ASN, Dinilai Efektif Hemat Energi

IKN NUSANTARA · 3 Agu 2025 13:15 WITA ·

Artha Graha Jajaki Peluang Investasi Strategis di Jantung Ibu Kota Masa Depan


 Artha Graha Jajaki Peluang Investasi Strategis di Jantung Ibu Kota Masa Depan Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Dalam semangat mempercepat terwujudnya Ibu Kota Nusantara sebagai kota dunia yang hidup, inklusif, dan berdaya saing tinggi, Otorita IKN menerima kunjungan dari Artha Graha Network untuk membahas potensi investasi strategis di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Pertemuan ini menjadi awal dari dialog investasi jangka panjang yang berfokus pada pengembangan ekosistem urban berkelanjutan, bukan hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga menciptakan ruang kehidupan yang layak huni, produktif, dan inspiratif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk terus melanjutkan pembangunan IKN.

“Dari Istana disampaikan bahwa tidak akan ada moratorium, dan pembangunan IKN justru dipercepat. Presiden Prabowo memerintahkan agar pembangunan Yudikatif dan Legislatif segera diselesaikan dalam tiga tahun. IKN adalah proyek prioritas nasional yang secara hukum telah memiliki undang-undang serta anggaran yang sudah disiapkan,” ujar Basuki.

Lebih lanjut, Basuki menjelaskan bahwa saat ini pembangunan difokuskan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

“Sekarang kita berada di KIPP 1A, terdapat Istana, di sebelah kanan adalah Legislatif, dan di sebelah kiri adalah Yudikatif. Ini semua akan kita bangun dalam tiga tahun. Saat ini pembangunan jalan di KIPP 1B juga sudah dimulai karena di sana ada beberapa investasi yang masuk,” jelasnya.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Sudiro Roi Santoso, menambahkan bahwa agar ekosistem perkotaan di IKN dapat berfungsi optimal, dibutuhkan elemen-elemen pendukung.

“Yang saat ini kami butuhkan agar ekosistem bisa berjalan adalah crowd, tempat-tempat keramaian dan juga lifestyle, seperti sarana olahraga. Jadi bukan sekadar memindahkan orang, tapi menciptakan kenyamanan agar betah tinggal di sini,” kata Roi.

Sementara itu, Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, mengungkapkan bahwa IKN telah memiliki target market.

“Saat ini IKN telah dihuni oleh sekitar 1.200 Aparatur Sipil Negara (ASN), dengan jumlah pekerja konstruksi mencapai 5.000 orang. Jika kegiatan baru dimulai, bisa mencapai 25.000 orang. Selain itu, ada ribuan turis lokal yang datang setiap harinya, serta kunjungan rutin dari tamu-tamu pemerintah. Ini yang sering ditanyakan investor: berapa target market-nya? Kami yakin pengelolaan aset seperti di SCBD bisa diterapkan di sini, melalui kerja sama B2B yang menjanjikan,” jelas Bimo.

Ia juga menyampaikan bahwa Kementerian PAN-RB telah menyampaikan kepada Otorita IKN untuk menyusun kriteria prioritas pemindahan ASN. Sebanyak 16 kementerian/lembaga telah terpilih untuk relokasi awal, dengan jumlah ASN sekitar 3.500 orang.

Menanggapi pemaparan tersebut, perwakilan Artha Graha Network, Michael Iskandar, menyampaikan ketertarikannya terhadap potensi pembangunan IKN.

“Saya rasa pembangunan ini menarik, khususnya untuk sektor hospitality dan food & beverage (F&B). Itu akan kami pelajari lebih lanjut,” ungkap Michael.

Pertemuan ini mencerminkan komitmen Otorita IKN dan para pendukung seperti Artha Graha Network/Artha Graha Peduli, termasuk Bank Artha Graha Internasional, Electronic City, Discovery Hotels & Resorts, Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC), Takokak Win’s Tea, Creative Event Entertainment, PT Samudera Indo Sejahtera (PT SIS Tual) untuk mengundang mitra strategis yang tidak hanya membawa modal, tetapi juga visi. Dengan target populasi yang terus bertumbuh, fondasi hukum yang kuat, serta dukungan politik yang solid, IKN dihadirkan bukan sekadar sebagai pusat pemerintahan baru, tetapi sebagai laboratorium hidup bagi model kota masa depan Indonesia. Investasi di IKN bukan hanya soal pembangunan, melainkan juga bagian dari membentuk peradaban baru yang berakar kuat dan mengarah ke dunia.

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

IKN Tanam 100 Pohon, Percepat Pemulihan Hutan Tahura Soeharto

28 April 2026 - 19:00 WITA

KPU Se-Indonesia Perkuat Koordinasi di IKN, Bahas Dapil Khusus Pemilu 2029

24 April 2026 - 15:00 WITA

IKN Perkuat Kolaborasi Konstruksi, Tekankan Inovasi dan Kualitas Pembangunan

24 April 2026 - 13:00 WITA

HUT ke-41, Hermina Tanam Pohon di IKN, Tegaskan Komitmen Lingkungan

22 April 2026 - 09:30 WITA

Semangat Kartini di IKN, Ratusan Siswi Ramaikan AFC Women’s Football Day 2026

22 April 2026 - 08:00 WITA

Presiden Sahkan Desain Kawasan Legislatif IKN, MPR: Megah dan Berwibawa

21 April 2026 - 14:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA