Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bergerak Cepat Antisipasi Inflasi Pascakenaikan BBM Iswandi Minta Skala Prioritas Program Ketahanan Pangan Berbasis Kebutuhan Masyarakat Iswandi: Ukuran Keberhasilan OPD Bukan Besarnya Anggaran, Tapi Manfaat untuk Masyarakat DPRD Samarinda Dorong Penguatan SDM dan Modal UMKM Agar Mampu Bersaing di Pasar Modern Serapan Anggaran Tinggi, DPRD Samarinda Sorot Program Ketahanan Pangan Belum Maksimal

BERITA DAERAH · 12 Sep 2025 11:15 WITA ·

Groundbreaking Jalan Penghubung Kukar–Kutim, Bupati Aulia Tekankan Pentingnya Sinergi


 Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri, foto bersama dengan para tamu undangan saat menghadiri kegiatan groundbreaking pembangunan jalan penghubung sepanjang 12,9 kilometer yang menghubungkan Desa Menamang Kiri, Kukar, menuju Desa Senambah, Kutai Timur, pada Kamis (11/9/2025). (Foto Dok: Prokom 01/www.kukarpaper.com) Perbesar

Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri, foto bersama dengan para tamu undangan saat menghadiri kegiatan groundbreaking pembangunan jalan penghubung sepanjang 12,9 kilometer yang menghubungkan Desa Menamang Kiri, Kukar, menuju Desa Senambah, Kutai Timur, pada Kamis (11/9/2025). (Foto Dok: Prokom 01/www.kukarpaper.com)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pembangunan jalan penghubung antarwilayah kembali digenjot Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Pada Kamis (11/9/2025), Bupati Kukar Aulia Rahman Basri melakukan groundbreaking pembangunan jalan sepanjang 12,9 kilometer yang menghubungkan Desa Menamang Kiri (Kukar) dengan Desa Senambah (Kutai Timur).

Proyek ini merupakan hasil sinergi Pemerintah Kabupaten Kukar bersama Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP), dengan nilai anggaran lebih dari Rp44,8 miliar. Nantinya, jalan tersebut juga akan dilengkapi 20 gorong-gorong untuk mendukung akses yang lebih baik.

Dalam sambutannya, Bupati Aulia menegaskan pembangunan tidak bisa hanya ditopang pemerintah daerah.

“Keterlibatan semua pihak, mulai dari dunia usaha, akademisi, tokoh masyarakat, media, hingga lembaga swadaya masyarakat, sangat penting untuk memastikan pembangunan berjalan berkesinambungan,” ujarnya.

Aulia juga menekankan bahwa pembangunan di Kukar harus dilihat sebagai kesinambungan dari program pemimpin sebelumnya. Jalan penghubung Kukar–Kutim ini, kata dia, adalah contoh nyata komitmen melanjutkan gagasan yang sudah lama diupayakan.

Dukungan juga datang dari mantan Bupati Kukar Edi Damansyah, yang turut hadir dalam acara tersebut. Ia mengingatkan bahwa rencana pembangunan jalan ini sudah dirintis sejak 2018, ketika dirinya masih menjabat sebagai Plt Bupati.

“Harapan besar masyarakat untuk memiliki akses jalan dari Sebulu ke Muara Bengkal akhirnya mulai diwujudkan. Saya menyambut baik kelanjutan proyek ini,” katanya.

Dengan adanya pembangunan jalan penghubung ini, diharapkan mobilitas warga Kukar dan Kutim semakin lancar, serta membuka peluang ekonomi baru di kawasan perbatasan kedua kabupaten.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bergerak Cepat Antisipasi Inflasi Pascakenaikan BBM

24 Juni 2026 - 18:00 WITA

Iswandi Minta Skala Prioritas Program Ketahanan Pangan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

24 Juni 2026 - 17:00 WITA

Iswandi: Ukuran Keberhasilan OPD Bukan Besarnya Anggaran, Tapi Manfaat untuk Masyarakat

24 Juni 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Penguatan SDM dan Modal UMKM Agar Mampu Bersaing di Pasar Modern

24 Juni 2026 - 15:00 WITA

Serapan Anggaran Tinggi, DPRD Samarinda Sorot Program Ketahanan Pangan Belum Maksimal

24 Juni 2026 - 14:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong UMKM Naik Kelas, Sani Usul Kredit Tanpa Bunga hingga Rp50 Juta

24 Juni 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH