Menu

Mode Gelap
62 Pasangan Ikut Isbat Nikah Massal di Kukar, Bupati Tekankan Pentingnya Legalitas Pengadilan Agama Apresiasi Isbat Nikah Massal Kukar, Dinilai Perkuat Perlindungan Hukum Pemkab Kukar Gelar Isbat Nikah Massal, 62 Pasangan Dapat Kepastian Hukum DPRD Samarinda Soroti Kekurangan Guru, Minta Pemetaan Berbasis Data DPRD Samarinda Dukung Kerja Fleksibel ASN, Dinilai Efektif Hemat Energi

BERITA DAERAH · 9 Okt 2025 19:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Fokus Tingkatkan Kompetensi Guru di Era Pembelajaran Digital


 Penggunaan Perangkat Digital dalam Proses Belajar Mengajar SMPN 8 Muara Badak. (Indirwan/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id) Perbesar

Penggunaan Perangkat Digital dalam Proses Belajar Mengajar SMPN 8 Muara Badak. (Indirwan/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Transformasi pendidikan di era digital tidak hanya berbicara tentang teknologi, tetapi juga tentang kesiapan para guru dalam menggunakannya. Inilah yang kini menjadi fokus Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), yang terus memperkuat kompetensi guru agar mampu beradaptasi dan berinovasi dalam proses pembelajaran berbasis teknologi.

Peningkatan kapasitas guru merupakan kunci utama dalam keberhasilan implementasi pembelajaran digital di sekolah-sekolah.

“Teknologi tidak akan bermakna tanpa kemampuan guru dalam menggunakannya. Karena itu, kami lebih fokus membangun kompetensi digital para guru,” Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh, Selasa (7/10/2025).

Emy menjelaskan, sejak tahun 2023, Disdikbud Kukar telah melaksanakan berbagai pelatihan terpadu yang melibatkan ratusan guru SMP dari berbagai kecamatan. Kegiatan ini meliputi pelatihan penggunaan Chromebook, papan digital, manajemen kelas berbasis Google Workspace, hingga pembuatan media pembelajaran interaktif.

Menurutnya, guru adalah ujung tombak keberhasilan transformasi digital di sekolah. Melalui pelatihan berkelanjutan, diharapkan para pendidik tidak hanya mampu menggunakan perangkat digital, tetapi juga dapat mengintegrasikannya dalam rancangan pembelajaran yang kreatif dan kontekstual.

“Kami ingin guru-guru kita tidak sekadar melek teknologi, tapi benar-benar mampu memanfaatkan digital tools untuk meningkatkan kualitas belajar siswa,” tambahnya.

Kukar kini diakui secara nasional sebagai daerah yang konsisten menjalankan program pendidikan digital. Beberapa sekolah di Kukar bahkan telah menjadi rujukan bagi daerah lain yang ingin menerapkan pembelajaran berbasis teknologi.

Emy menegaskan, keberhasilan tersebut tak lepas dari semangat guru yang terus beradaptasi dan mau belajar. Ke depan, Disdikbud Kukar akan memperluas jangkauan pelatihan hingga ke wilayah terpencil agar seluruh guru memiliki kesempatan yang sama dalam mengembangkan kompetensi digitalnya.

“Kami ingin tidak ada kesenjangan digital antarwilayah. Semua guru, baik di pusat kota maupun di desa, harus bisa mengajar dengan pendekatan digital,” tuturnya.

Dengan langkah ini, Disdikbud Kukar berharap ekosistem pendidikan berbasis teknologi di daerah terus berkembang, sekaligus memperkuat kualitas pembelajaran yang lebih kreatif, kolaboratif, dan berdaya saing di era modern. (ADV/Disdikbud Kukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

62 Pasangan Ikut Isbat Nikah Massal di Kukar, Bupati Tekankan Pentingnya Legalitas

29 April 2026 - 17:30 WITA

Pengadilan Agama Apresiasi Isbat Nikah Massal Kukar, Dinilai Perkuat Perlindungan Hukum

29 April 2026 - 17:00 WITA

Pemkab Kukar Gelar Isbat Nikah Massal, 62 Pasangan Dapat Kepastian Hukum

29 April 2026 - 16:30 WITA

DPRD Samarinda Soroti Kekurangan Guru, Minta Pemetaan Berbasis Data

29 April 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Dukung Kerja Fleksibel ASN, Dinilai Efektif Hemat Energi

29 April 2026 - 15:30 WITA

DPRD Samarinda Soroti Pengalihan BPJS PBI, Minta Solusi Bersama

29 April 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH