Menu ✖

Mode Gelap
AMSI Kaltim dan DPRD Balikpapan Siapkan Forum Refleksi Dua Tahun Kinerja Legislatif Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala Delegasi REAAA Apresiasi Pembangunan Nusantara, Kagumi Konsep Kota Berbasis Lingkungan PHI Borong Penghargaan CSR & PDB Award 2026, Local Hero Kukar Raih Predikat Excellent Lahan 2 Hektare Terbakar di Pulau Atas, Polisi Amankan Pria 52 Tahun

BERITA DAERAH · 16 Feb 2026 14:00 WITA ·

Iswandi Minta Sidak Bapokting Tak Jadi “Karnaval”, Komisi II Siap Turun Diam-Diam


 Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok dan barang penting (bapokting) yang seharusnya dilakukan secara senyap, bukan bersifat seremonial. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok dan barang penting (bapokting) yang seharusnya dilakukan secara senyap, bukan bersifat seremonial. Foto: Yana Ashari.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menegaskan bahwa inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok dan barang penting (bapokting) seharusnya dilakukan secara sederhana dan tanpa seremoni. Menurutnya, sidak yang dilakukan secara terbuka dan melibatkan rombongan besar justru tidak efektif.

Pernyataan itu disampaikannya saat menanggapi pelaksanaan sidak bapokting di sejumlah pasar di Samarinda, Senin (16/2/2026). Ia menilai sidak seharusnya dilakukan secara mendadak agar kondisi di lapangan dapat terlihat apa adanya.

“Kalau sidak itu harus diam-diam, bukan ramai-ramai seperti karnaval. Tujuannya kan supaya kita bisa melihat kondisi sebenarnya,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, Komisi II DPRD Samarinda berencana melakukan sidak secara mandiri pada awal Ramadan mendatang. Fokusnya adalah memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman serta harga tidak mengalami lonjakan hingga menjelang Idul Fitri.

Politisi PDI Perjuangan itu juga mengingatkan peran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga stabilitas harga di pasaran.

Komisi II DPRD Samarinda, lanjutnya, akan terus memantau pergerakan harga dan distribusi bapokting guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan daya beli tetap terjaga menjelang hari besar keagamaan.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

AMSI Kaltim dan DPRD Balikpapan Siapkan Forum Refleksi Dua Tahun Kinerja Legislatif

7 Oktober 2026 - 12:00 WITA

Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala

5 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Samarinda, Ikrar Jadi Pengingat Pentingnya Persatuan

1 Oktober 2026 - 17:00 WITA

Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare

1 Oktober 2026 - 14:00 WITA

PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak

1 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Satpol PP Kukar Tertibkan 23 Pelajar Yang Nongkrong Saat Jam Sekolah

28 September 2026 - 16:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH