Menu

Mode Gelap
Otorita IKN Berangkatkan Tujuh Putra Daerah ke Universitas Brawijaya Lewat Beasiswa Penuh DPRD Samarinda Usulkan Disporapar Dipisah agar Pengembangan Pariwisata Lebih Optimal DPRD Samarinda Minta Satpol PP Intensif Tertibkan Manusia Silver DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Terpadu untuk Wujudkan Kota Layak Anak Banggar DPRD Samarinda Pastikan Belanja PPAS 2027 Fokus Dukung Pertumbuhan Ekonomi

BERITA DAERAH · 16 Feb 2026 14:00 WITA ·

Iswandi Minta Sidak Bapokting Tak Jadi “Karnaval”, Komisi II Siap Turun Diam-Diam


 Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok dan barang penting (bapokting) yang seharusnya dilakukan secara senyap, bukan bersifat seremonial. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok dan barang penting (bapokting) yang seharusnya dilakukan secara senyap, bukan bersifat seremonial. Foto: Yana Ashari.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menegaskan bahwa inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok dan barang penting (bapokting) seharusnya dilakukan secara sederhana dan tanpa seremoni. Menurutnya, sidak yang dilakukan secara terbuka dan melibatkan rombongan besar justru tidak efektif.

Pernyataan itu disampaikannya saat menanggapi pelaksanaan sidak bapokting di sejumlah pasar di Samarinda, Senin (16/2/2026). Ia menilai sidak seharusnya dilakukan secara mendadak agar kondisi di lapangan dapat terlihat apa adanya.

“Kalau sidak itu harus diam-diam, bukan ramai-ramai seperti karnaval. Tujuannya kan supaya kita bisa melihat kondisi sebenarnya,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, Komisi II DPRD Samarinda berencana melakukan sidak secara mandiri pada awal Ramadan mendatang. Fokusnya adalah memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman serta harga tidak mengalami lonjakan hingga menjelang Idul Fitri.

Politisi PDI Perjuangan itu juga mengingatkan peran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga stabilitas harga di pasaran.

Komisi II DPRD Samarinda, lanjutnya, akan terus memantau pergerakan harga dan distribusi bapokting guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan daya beli tetap terjaga menjelang hari besar keagamaan.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Usulkan Disporapar Dipisah agar Pengembangan Pariwisata Lebih Optimal

23 Juli 2026 - 18:00 WITA

DPRD Samarinda Minta Satpol PP Intensif Tertibkan Manusia Silver

23 Juli 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Terpadu untuk Wujudkan Kota Layak Anak

23 Juli 2026 - 16:00 WITA

Banggar DPRD Samarinda Pastikan Belanja PPAS 2027 Fokus Dukung Pertumbuhan Ekonomi

23 Juli 2026 - 15:00 WITA

Basarnas Hentikan Operasi Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Setelah Lima Hari

21 Juli 2026 - 17:00 WITA

Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Masuk Hari Ketiga, Korban Masih Belum Ditemukan

19 Juli 2026 - 18:30 WITA

Trending di BERITA DAERAH