Menu

Mode Gelap
Otorita IKN Berangkatkan Tujuh Putra Daerah ke Universitas Brawijaya Lewat Beasiswa Penuh DPRD Samarinda Usulkan Disporapar Dipisah agar Pengembangan Pariwisata Lebih Optimal DPRD Samarinda Minta Satpol PP Intensif Tertibkan Manusia Silver DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Terpadu untuk Wujudkan Kota Layak Anak Banggar DPRD Samarinda Pastikan Belanja PPAS 2027 Fokus Dukung Pertumbuhan Ekonomi

BERITA DAERAH · 23 Feb 2026 19:00 WITA ·

Komisi IV DPRD Kaltim Dorong Penguatan Layanan Sosial dan Penurunan Kemiskinan 2027


 Kepala Dinas Sosial Kalimantan Timur, Andi Muhammad Ishak, memberikan keterangan pers usai rapat pembahasan Rancangan Awal RKPD Provinsi Kalimantan Timur dan Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah Tahun Anggaran 2027 bersama DPRD Kalimantan Timur. Perbesar

Kepala Dinas Sosial Kalimantan Timur, Andi Muhammad Ishak, memberikan keterangan pers usai rapat pembahasan Rancangan Awal RKPD Provinsi Kalimantan Timur dan Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah Tahun Anggaran 2027 bersama DPRD Kalimantan Timur.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – DPRD Kalimantan Timur melalui Komisi IV menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama Dinas Sosial Kalimantan Timur untuk membahas Rancangan Awal RKPD dan Renja tahun anggaran 2027. Pertemuan berlangsung di Kantor DPRD Kaltim, Samarinda, Senin (23/2/2026).

Rapat dipimpin Sekretaris Komisi IV, Darlis Pattalongi, bersama anggota Syahariah Mas’ud dan Agus Aras. Hadir pula Kepala Dinsos Kaltim, Andi Muhammad Ishak, beserta jajaran.

Andi menjelaskan, pertemuan tersebut bertujuan menyelaraskan rencana program dengan kemampuan pembiayaan serta memastikan prioritas sosial tetap berjalan.

“Fokusnya memastikan target program bisa didukung anggaran, termasuk kegiatan mendesak yang perlu perhatian,” ujarnya.

Dalam pembahasan, dewan menyoroti peningkatan kualitas layanan kesejahteraan sosial, khususnya di panti sosial, Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), dan UPTD. Salah satu perhatian utama adalah masih banyaknya tenaga pekerja sosial yang belum memiliki sertifikasi.

“Kami diminta memperluas pelatihan sertifikasi agar layanan rehabilitasi ditangani SDM yang kompeten,” jelas Andi.

Selain itu, Komisi IV juga meminta evaluasi lebih kuat terhadap dampak bantuan sosial. Hal ini penting agar program tetap tepat sasaran, terutama jika terjadi efisiensi anggaran.

“Tiap tahun kami juga memulangkan sekitar 200 hingga 300 warga terlantar. Penanganannya sebagian besar dilakukan pemerintah,” katanya.

Untuk 2027, pagu indikatif Dinsos Kaltim diproyeksikan sekitar Rp129 miliar. Dari sisi kesejahteraan, angka kemiskinan di daerah ini tercatat turun menjadi sekitar 5,17 persen dan ditargetkan terus ditekan mendekati 4 persen.

“Semakin kecil angkanya, semakin sulit menurunkannya, tapi kami optimistis melalui kolaborasi lintas sektor,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Usulkan Disporapar Dipisah agar Pengembangan Pariwisata Lebih Optimal

23 Juli 2026 - 18:00 WITA

DPRD Samarinda Minta Satpol PP Intensif Tertibkan Manusia Silver

23 Juli 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Terpadu untuk Wujudkan Kota Layak Anak

23 Juli 2026 - 16:00 WITA

Banggar DPRD Samarinda Pastikan Belanja PPAS 2027 Fokus Dukung Pertumbuhan Ekonomi

23 Juli 2026 - 15:00 WITA

Basarnas Hentikan Operasi Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Setelah Lima Hari

21 Juli 2026 - 17:00 WITA

Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Masuk Hari Ketiga, Korban Masih Belum Ditemukan

19 Juli 2026 - 18:30 WITA

Trending di BERITA DAERAH