Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda Piala Soeratin 2026 Tuntas di IKN, ASIOP hingga Waamanat Bhintuka FC Raih Gelar Juara Refleksi Dua Tahun DPRD Balikpapan, AMSI Soroti Fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan Mahakam Investment Forum 2026 Di IKN, Investor Dan Delegasi Internasional Jajaki Peluang Kerja Sama Iswandi Soroti Rencana Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Khawatir Ganggu Likuiditas Bank Daerah

BERITA DAERAH · 13 Okt 2025 15:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya Lokal


 Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara, Puji Utomo. (Indirwan/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id) Perbesar

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara, Puji Utomo. (Indirwan/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Di tengah pesatnya arus modernisasi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengambil langkah inovatif dengan menggabungkan pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif. Inisiatif ini bertujuan menjadikan warisan budaya daerah bukan hanya sebagai simbol kebanggaan, tetapi juga sebagai sumber penghidupan dan peluang usaha bagi masyarakat.

Potensi budaya lokal memiliki nilai ekonomi yang besar jika dikelola dengan pendekatan kreatif dan berkelanjutan. Melalui program pembinaan dan kolaborasi lintas sektor, pihaknya ingin mendorong para pelaku seni, komunitas budaya, serta generasi muda agar mampu mengembangkan karya berbasis kearifan lokal menjadi produk bernilai jual.

“Kami ingin mendorong seniman dan komunitas budaya agar bisa mandiri secara ekonomi dengan tetap mempertahankan nilai-nilai tradisi. Misalnya melalui produk kriya, musik tradisional yang dikemas modern, atau film bertema budaya lokal,” kata Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, Minggu (12/10/2025).

Ia menambahkan bahwa Disdikbud Kukar tengah menyiapkan pelatihan dan pendampingan bagi pelaku seni di berbagai kecamatan, yang berfokus pada pengelolaan usaha kreatif, strategi pemasaran digital, hingga pengemasan karya budaya agar memiliki daya saing di pasar luas.

“Banyak pelaku seni kita yang punya bakat besar, tapi masih terbatas pada aspek pertunjukan. Kami ingin membantu mereka memahami bagaimana mengembangkan potensi itu menjadi produk yang bernilai ekonomi tanpa kehilangan ruh budayanya,” jelasnya.

Ia menambahkan, berbagai contoh usaha kreatif mulai muncul di Kukar, seperti suvenir khas Kutai, kuliner tradisional, hingga konten digital bertema sejarah dan adat lokal. Semua ini membuktikan bahwa budaya dapat menjadi fondasi ekonomi yang inklusif dan berdaya saing.

“Budaya tidak hanya bisa dilestarikan lewat pentas, tapi juga melalui produk kreatif. Kalau ini berkembang, masyarakat tidak hanya menjadi penikmat budaya, tapi juga pelaku ekonomi budaya,” tambahnya.

Puji menegaskan, setiap langkah pengembangan ekonomi kreatif tetap berlandaskan pada nilai-nilai kearifan lokal agar tidak menghilangkan identitas budaya Kutai Kartanegara. Oleh karena itu, Disdikbud Kukar menggandeng seniman senior, tokoh adat, serta lembaga pendidikan dalam proses pendampingan dan kurasi karya.

“Kita ingin ekonomi kreatif tidak sekadar mengejar tren pasar, tapi tetap berakar pada nilai-nilai tradisi dan keaslian budaya Kutai Kartanegara,” tegasnya.

Melalui strategi ini, Disdikbud Kukar berharap lahir generasi kreatif yang mampu menghidupkan budaya sekaligus memperkuat perekonomian daerah.

“Kalau seni dan ekonomi bisa berjalan beriringan, maka pelestarian budaya akan menjadi lebih hidup, berdaya, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (ADV/Disdikbud Kukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda

26 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Refleksi Dua Tahun DPRD Balikpapan, AMSI Soroti Fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan

24 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Iswandi Soroti Rencana Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Khawatir Ganggu Likuiditas Bank Daerah

23 Oktober 2026 - 17:00 WITA

Pemadaman Listrik Berlarut, Abdul Rohim Desak Audit PLN Dan Usulkan Kompensasi 50 Persen Tagihan

22 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Samarinda Mantapkan Langkah Lepas Dari Ketergantungan Tambang, Empat Sektor Jadi Andalan Ekonomi

19 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Deni Hakim Anwar Desak Evaluasi Perumahan dan Pembenahan Drainase untuk Atasi Banjir Samarinda

19 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH