Menu

Mode Gelap
Hasil Usaha Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan Plasma Asap Kembali Terpantau, Otorita IKN Intensifkan Pemantauan Karhutla MBU CUP II 2026 Resmi Bergulir, Camat dan DPRD Kukar Dukung Pembinaan Talenta Lokal MBU CUP II 2026 Bergulir, 22 Tim Adu Kekuatan dan Jadi Ajang Pembinaan Talenta Muara Badak Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan

BERITA DAERAH · 22 Jul 2025 09:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Gelar Diklat Berjenjang Guru PAUD, Fokus pada Penanganan Stunting


 Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Berjenjang bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), yang digelar oleh Disdikbud Kukar. (Indirwan/Fairuz/KutaiPanrita.id) Perbesar

Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Berjenjang bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), yang digelar oleh Disdikbud Kukar. (Indirwan/Fairuz/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRIT.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Berjenjang bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Hotel Bumi Senyiur, Kota Samarinda.

Kegiatan ini berlangsung selama empat hari dan difokuskan pada peningkatan kapasitas guru dalam penanganan stunting sejak usia dini.

Kegiatan Diklat ini dibuka secara resmi oleh Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrillian Noor, yang juga menjadi narasumber utama dalam pelatihan tersebut.

Dalam sambutannya, Thauhid menekankan pentingnya peran guru PAUD dalam membentuk fondasi kesehatan dan perkembangan anak, terutama dalam upaya pencegahan stunting.

“Guru PAUD adalah ujung tombak pendidikan dan pengasuhan di usia emas anak-anak. Jika para guru memahami cara mendeteksi dan mencegah stunting sejak dini, maka kita telah mengambil langkah besar dalam membangun generasi unggul Kukar,” ujar Thauhid saat membuka kegiatan pada Senin (21/7/2025) malam.

Diklat ini menghadirkan berbagai materi yang relevan, mulai dari dasar-dasar perkembangan anak usia dini, gizi seimbang, pola asuh positif, hingga strategi pencegahan stunting berbasis sekolah. Para peserta mendapatkan pelatihan langsung dari tim fasilitator berpengalaman dan ahli gizi yang telah tersertifikasi.

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan guru PAUD dari berbagai kecamatan di Kukar. Selain menjadi ajang peningkatan kompetensi, Diklat ini juga menjadi forum bertukar pengalaman dan strategi pengajaran antarpendidik.

Disdikbud Kukar berharap melalui kegiatan ini, para guru PAUD mampu menjadi agen perubahan yang aktif dalam mendukung program nasional penurunan stunting, sekaligus memperkuat sinergi antara sektor pendidikan dan kesehatan.

“Stunting bukan hanya masalah gizi, tapi juga pendidikan. Karenanya, peran guru menjadi sangat strategis. Dengan pemahaman yang benar, kita bisa cegah stunting sebelum terjadi,” tambah Thauhid.

Kegiatan Diklat Berjenjang ini akan berlangsung hingga Kamis mendatang dengan sejumlah sesi praktik lapangan dan diskusi kelompok. (ADV/DisdikbudKukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuz
Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hasil Usaha Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan Plasma

11 September 2026 - 12:00 WITA

Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan

6 September 2026 - 13:00 WITA

Karhutla Merambat ke KHDTK Samboja, 11 Orangutan Berhasil Diselamatkan

4 September 2026 - 18:00 WITA

Hendak Seberangi Sungai Belayan, Karyawan PT EAS Tenggelam di Tabang

4 September 2026 - 17:00 WITA

Cegah Karhutla, Polsek KP Samarinda Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan di Kawasan Pelabuhan

3 September 2026 - 14:00 WITA

Panen 8 Kuintal Jagung, Polsek Palaran Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan

3 September 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH