KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar workshop penguatan literasi dan numerasi untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) melalui pemanfaatan alat peraga pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Dinas Pendidikan Kukar pada Rabu (2/7/2025).
Ketua panitia kegiatan, Iffah, menjelaskan bahwa workshop ini menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan literasi dan numerasi di lingkungan pendidikan dasar melalui pendekatan yang lebih interaktif dan menyenangkan. Alat peraga yang digunakan dalam kegiatan ini merupakan hasil pengembangan tim EXELO dan telah didistribusikan ke sejumlah sekolah dasar di Kukar.
“Langkah selanjutnya adalah pelatihan penggunaan alat peraga, yang sudah dilaksanakan pada Senin, 30 Juni dan Rabu, 2 Juli. Pelatihan ini tidak hanya mengajarkan cara menggunakan alat peraga, tetapi juga memperkuat pemahaman guru terhadap materi literasi dan numerasi,” terang Iffah.
Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yang menekankan pentingnya penguatan literasi dan numerasi oleh para guru SD. Mengingat siswa SD berada dalam tahap awal pendidikan formal setelah PAUD, pendekatan pembelajaran pun harus bersifat kontekstual dan menyenangkan.
Adapun alat peraga yang digunakan merupakan media berbasis permainan edukatif, terdiri dari kartu konsep dan kartu permainan yang menampilkan gambar pendukung untuk memperjelas konsep literasi dan numerasi. “Contohnya, ada kartu bergambar ikan yang digunakan untuk mengenalkan konsep bilangan kepada siswa secara visual,” jelas Iffah.
Alat peraga ini dirancang untuk digunakan mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 SD. Materi pembelajaran juga didukung oleh media visual lainnya seperti buku bergambar dan video pembelajaran digital yang telah disiapkan untuk para guru.
Dalam pelaksanaannya, pelatihan pada Senin lalu diikuti oleh guru dari 8 kecamatan, sementara hari ini diikuti oleh peserta dari 10 kecamatan lainnya. Secara keseluruhan, sebanyak 18 kecamatan di wilayah Kukar telah mendapatkan pelatihan dan distribusi alat peraga.
Namun demikian, Iffah mengungkapkan bahwa kegiatan ini masih mencakup sekitar 50% dari total SD yang ada di Kukar. “Beberapa sekolah lainnya masih dalam proses dan akan dijadwalkan pada tahap berikutnya,” pungkasnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa SD di Kukar secara merata dan berkelanjutan, dengan dukungan guru-guru yang semakin kompeten dalam menyampaikan materi melalui metode yang menyenangkan dan efektif. (ADV/DisdikbudKukar)
Pewarta : Indirwan Editor : Fairuz












