Menu

Mode Gelap
Video Mapping Museum Mulawarman Suguhkan Kisah Putri Karang Melenu, Budaya Kutai Dikemas Lebih Modern Jawa Tengah Jajaki Kemitraan Strategis dengan Otorita IKN, Investasi dan Kolaborasi Jadi Fokus Pembahasan DPRD Samarinda Dorong Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Maksimalkan Potensi Wisata Daerah DPRD Samarinda Usulkan Validasi Domisili Siswa Dimulai Sejak Kelas 5 SD, Cegah Manipulasi Alamat saat SPMB 34 Mahasiswa KKN Tematik Rampungkan Pengabdian di IKN, Basuki Tekankan Pentingnya Belajar Menyelesaikan Masalah

BERITA DAERAH · 22 Apr 2026 15:00 WITA ·

DPRD Samarinda Sarankan Uji Coba Parkir Berlangganan, Jangan Sampai Memberatkan Warga


 Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, memberikan keterangan pers kepada awak media terkait pandangannya mengenai rencana kebijakan parkir berlangganan yang tengah menjadi perhatian publik, Rabu (22/4/2026). (Foto: Fathur Rabbany) Perbesar

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, memberikan keterangan pers kepada awak media terkait pandangannya mengenai rencana kebijakan parkir berlangganan yang tengah menjadi perhatian publik, Rabu (22/4/2026). (Foto: Fathur Rabbany)

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, menyampaikan pandangannya terkait rencana kebijakan parkir berlangganan yang tengah menjadi perhatian publik, Rabu (22/4/2026).

Menurutnya, kebijakan tersebut memiliki tujuan positif, terutama dalam menertibkan praktik juru parkir liar yang selama ini menjadi persoalan klasik di Kota Samarinda. Namun, ia mengingatkan agar pemerintah tetap mempertimbangkan kondisi masyarakat secara menyeluruh.

“Ini yang harus dipikirkan. Jangan sampai masyarakat yang jarang menggunakan layanan parkir justru ikut terbebani dengan sistem berlangganan,” ujarnya.

Samri menilai tidak semua warga memiliki intensitas aktivitas tinggi di luar rumah. Karena itu, kewajiban membayar parkir setiap bulan berpotensi menjadi beban tambahan bagi sebagian masyarakat.

Sebagai solusi, ia mengusulkan agar kebijakan tersebut tidak langsung diterapkan secara luas. Ia menyarankan Pemerintah Kota Samarinda lebih dulu melakukan uji coba di lingkungan internal, seperti kepada pegawai di lingkup Pemkot, sebelum diberlakukan ke masyarakat umum.

“Kalau bisa diuji coba dulu di internal pemerintah. Dari situ kita bisa lihat efektivitasnya sebelum diterapkan secara menyeluruh,” jelasnya.

Ia juga menyoroti potensi masalah di lapangan, terutama jika praktik parkir liar masih marak. Menurutnya, tanpa pengawasan yang ketat, masyarakat yang sudah membayar parkir berlangganan justru bisa tetap dipungut biaya oleh oknum tidak resmi.

“Jangan sampai masyarakat sudah bayar tiap bulan, tapi saat parkir masih ditarik lagi oleh jukir liar. Itu kan jadi tidak ada manfaatnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Samri mengingatkan bahwa masyarakat saat ini sudah memiliki berbagai kewajiban pembayaran, mulai dari pajak hingga retribusi. Karena itu, kebijakan baru perlu dirancang secara matang agar tidak menambah tekanan ekonomi warga.

Meski demikian, ia menegaskan DPRD pada prinsipnya mendukung upaya pemerintah dalam membenahi sistem parkir. Ia mendorong agar pemerintah juga menyiapkan kantong-kantong parkir resmi yang terkelola dengan baik, serta mulai mengembangkan sistem parkir berbasis elektronik guna meningkatkan transparansi.

“Kalau di tempat yang sudah tertata dengan sistem keluar-masuk itu bagus. Tapi di pinggir jalan yang belum ada pola pengelolaannya, ini yang masih jadi tantangan,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Samri menegaskan bahwa parkir berlangganan bisa menjadi solusi penataan kota, asalkan didukung kesiapan infrastruktur dan mempertimbangkan dampaknya bagi masyarakat luas.

 

Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Video Mapping Museum Mulawarman Suguhkan Kisah Putri Karang Melenu, Budaya Kutai Dikemas Lebih Modern

7 Agustus 2026 - 10:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Maksimalkan Potensi Wisata Daerah

6 Agustus 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Usulkan Validasi Domisili Siswa Dimulai Sejak Kelas 5 SD, Cegah Manipulasi Alamat saat SPMB

6 Agustus 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong PLTSa Berbasis Regional, Andriansyah Usulkan Lokasi Lebih Strategis

5 Agustus 2026 - 18:00 WITA

Komisi I DPRD Samarinda Dorong Digitalisasi Layanan Publik, Tekankan Pelayanan Tatap Muka Tetap Diperlukan

5 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Sambut HUT Ke-81 RI, DPRD Samarinda Siapkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga

5 Agustus 2026 - 16:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH