Menu

Mode Gelap
Otorita IKN Latih 20 Tenaga Pengamanan Lokal, Perkuat SDM Menuju Ibu Kota Baru 62 Pasangan Ikut Isbat Nikah Massal di Kukar, Bupati Tekankan Pentingnya Legalitas Pengadilan Agama Apresiasi Isbat Nikah Massal Kukar, Dinilai Perkuat Perlindungan Hukum Pemkab Kukar Gelar Isbat Nikah Massal, 62 Pasangan Dapat Kepastian Hukum DPRD Samarinda Soroti Kekurangan Guru, Minta Pemetaan Berbasis Data

BERITA DAERAH · 23 Apr 2026 15:30 WITA ·

DPRD Samarinda Soroti Struktur Ekonomi, Abdul Rohim: Pertumbuhan Tinggi Belum Tentu Kuat


 Wakil Ketua Pansus LKPJ DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, memberikan keterangan kepada awak media terkait penilaian DPRD bahwa struktur pertumbuhan ekonomi daerah masih belum kokoh karena bergantung pada sektor tertentu. Hal ini mencuat dalam pembahasan Pansus LKPJ Kepala Daerah yang menyoroti arah kebijakan pembangunan ekonomi ke depan. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Wakil Ketua Pansus LKPJ DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, memberikan keterangan kepada awak media terkait penilaian DPRD bahwa struktur pertumbuhan ekonomi daerah masih belum kokoh karena bergantung pada sektor tertentu. Hal ini mencuat dalam pembahasan Pansus LKPJ Kepala Daerah yang menyoroti arah kebijakan pembangunan ekonomi ke depan. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda menilai struktur pertumbuhan ekonomi daerah masih belum kokoh karena bergantung pada sektor tertentu. Hal ini mencuat dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Kepala Daerah yang menyoroti arah kebijakan pembangunan ekonomi ke depan.

Wakil Ketua Pansus, Abdul Rohim, menyampaikan bahwa meskipun capaian pertumbuhan ekonomi Samarinda tergolong tinggi, kualitasnya perlu ditinjau lebih dalam. Menurutnya, pertumbuhan yang baik tidak hanya dilihat dari angka, tetapi juga dari kekuatan struktur ekonomi yang menopangnya.

“Angka pertumbuhan memang menggembirakan, tapi kita perlu melihat apakah struktur ekonominya sudah kuat dan berimbang,” ujarnya usai rapat pembahasan.

Dalam evaluasi tersebut, DPRD mengacu pada indikator dalam dokumen RPJMD, seperti laju pertumbuhan ekonomi, rasio gini, serta kontribusi sektor terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Samarinda saat ini masih didominasi oleh sektor konstruksi, perdagangan besar, dan pertambangan. Kondisi ini dinilai berisiko jika terjadi tekanan pada sektor-sektor tersebut.

“Ketergantungan pada sektor tertentu membuat ekonomi kita rentan terhadap guncangan. Ini yang harus kita antisipasi,” jelasnya.

Abdul Rohim mendorong Pemerintah Kota Samarinda untuk mulai memperkuat sektor alternatif yang memiliki potensi besar, seperti UMKM, pariwisata, pertanian, hingga perdagangan skala kecil. Menurutnya, penguatan sektor-sektor ini tidak hanya meningkatkan kontribusi terhadap PDRB, tetapi juga membuka lebih banyak lapangan kerja.

Selain itu, DPRD juga menyoroti kemandirian fiskal daerah yang dinilai masih terbatas. Pendapatan Asli Daerah (PAD) disebut masih sangat bergantung pada pajak, yang rentan terhadap fluktuasi ekonomi.

“Ketika ekonomi melemah, kemampuan masyarakat membayar pajak juga turun. Ini langsung berdampak pada pendapatan daerah,” tegasnya.

DPRD berkomitmen menjadikan temuan ini sebagai rekomendasi strategis bagi pemerintah kota, agar kebijakan pembangunan ke depan lebih fokus pada diversifikasi ekonomi guna menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

62 Pasangan Ikut Isbat Nikah Massal di Kukar, Bupati Tekankan Pentingnya Legalitas

29 April 2026 - 17:30 WITA

Pengadilan Agama Apresiasi Isbat Nikah Massal Kukar, Dinilai Perkuat Perlindungan Hukum

29 April 2026 - 17:00 WITA

Pemkab Kukar Gelar Isbat Nikah Massal, 62 Pasangan Dapat Kepastian Hukum

29 April 2026 - 16:30 WITA

DPRD Samarinda Soroti Kekurangan Guru, Minta Pemetaan Berbasis Data

29 April 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Dukung Kerja Fleksibel ASN, Dinilai Efektif Hemat Energi

29 April 2026 - 15:30 WITA

DPRD Samarinda Soroti Pengalihan BPJS PBI, Minta Solusi Bersama

29 April 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH