Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Dorong Investasi Berpihak pada Warga, Iswandi: Harus Ciptakan Lapangan Kerja dan Perkuat UMKM DPRD Samarinda Soroti Kinerja BUMD, Iswandi: Harus Jadi Motor Ekonomi dan Penyumbang PAD Iswandi Dorong CSR Perbankan Lebih Berdampak, Fokus pada Pemberdayaan UMKM dan Kesejahteraan Masyarakat Komisi II DPRD Samarinda Dorong Akses Permodalan UMKM Lebih Mudah, Iswandi: Jangan Terhambat Administrasi Dari Lapangan Pesantren Tumbuh Mimpi Besar, RHQ Football Academy Cetak Atlet Berjiwa Qurani

BERITA DAERAH · 6 Jun 2026 17:30 WITA ·

Iswandi Dorong CSR Perbankan Lebih Berdampak, Fokus pada Pemberdayaan UMKM dan Kesejahteraan Masyarakat


 Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menegaskan bahwa program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dijalankan sektor perbankan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, pelaksanaan CSR perlu difokuskan pada program pemberdayaan yang berkelanjutan dan tidak sekadar bersifat seremonial. Foto: Dok. Fathur Rabbany. Perbesar

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menegaskan bahwa program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dijalankan sektor perbankan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, pelaksanaan CSR perlu difokuskan pada program pemberdayaan yang berkelanjutan dan tidak sekadar bersifat seremonial. Foto: Dok. Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menegaskan bahwa program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dijalankan oleh sektor perbankan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Menurutnya, dana CSR perlu diarahkan pada program-program yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan mendorong kemandirian ekonomi warga.

Saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (6/6/2026), Iswandi mengatakan bahwa keberadaan lembaga perbankan di daerah sudah semestinya diiringi dengan kontribusi sosial yang berkelanjutan. Ia menilai CSR dapat menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan masyarakat, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“CSR jangan hanya berhenti pada kegiatan seremonial atau bantuan sesaat. Harus ada program yang benar-benar membantu masyarakat berkembang dan mandiri,” ujar Iswandi.

Menurutnya, selama ini masih terdapat sejumlah program CSR yang lebih bersifat simbolis sehingga dampaknya belum dirasakan secara maksimal oleh masyarakat. Oleh karena itu, Komisi II DPRD Samarinda mendorong agar pelaksanaan CSR lebih berorientasi pada penguatan ekonomi kerakyatan.

Iswandi menilai sektor UMKM menjadi salah satu bidang yang paling layak mendapatkan perhatian. Bentuk dukungan tidak hanya berupa bantuan dana, tetapi juga pelatihan kewirausahaan, penyediaan peralatan produksi, pendampingan usaha, hingga akses pemasaran agar pelaku UMKM mampu meningkatkan daya saing.

“Kalau CSR diarahkan untuk memperkuat UMKM, dampaknya akan lebih luas karena mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” katanya.

Selain mendukung UMKM, ia juga mengusulkan agar program CSR diarahkan pada pembangunan fasilitas penunjang ekonomi masyarakat, seperti sarana pasar, ruang usaha, maupun infrastruktur yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh warga.

Menurut Iswandi, program yang berorientasi pada pemberdayaan akan memberikan manfaat jangka panjang dibandingkan bantuan yang hanya bersifat sesaat. Karena itu, perencanaan dan pelaksanaan CSR perlu disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Komisi II DPRD Samarinda, lanjutnya, akan terus melakukan pengawasan terhadap implementasi CSR yang dijalankan berbagai lembaga perbankan di Kota Samarinda. Evaluasi diperlukan agar anggaran yang dialokasikan benar-benar tepat sasaran dan memberikan hasil yang optimal.

Ia juga menyoroti masih adanya sejumlah lembaga perbankan yang kontribusi CSR-nya dinilai belum sebanding dengan aktivitas bisnis yang mereka jalankan di daerah. Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian agar partisipasi dunia perbankan dalam pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat dapat semakin ditingkatkan.

“Kami berharap ada komitmen yang lebih besar dari sektor perbankan untuk ikut membantu pembangunan daerah melalui program-program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, Iswandi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, dan sektor perbankan dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap CSR tidak hanya dipandang sebagai kewajiban perusahaan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi untuk menjawab berbagai tantangan ekonomi di daerah.

“Yang dibutuhkan masyarakat adalah program yang berkelanjutan dan memberikan dampak langsung. CSR harus hadir sebagai bentuk tanggung jawab sosial yang nyata, bukan sekadar formalitas,” pungkasnya.

 

ADV DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany 
Editor  : Fairuzzabady 
@2026
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Dorong Investasi Berpihak pada Warga, Iswandi: Harus Ciptakan Lapangan Kerja dan Perkuat UMKM

6 Juni 2026 - 18:30 WITA

DPRD Samarinda Soroti Kinerja BUMD, Iswandi: Harus Jadi Motor Ekonomi dan Penyumbang PAD

6 Juni 2026 - 18:00 WITA

Komisi II DPRD Samarinda Dorong Akses Permodalan UMKM Lebih Mudah, Iswandi: Jangan Terhambat Administrasi

6 Juni 2026 - 17:00 WITA

Dari Lapangan Pesantren Tumbuh Mimpi Besar, RHQ Football Academy Cetak Atlet Berjiwa Qurani

6 Juni 2026 - 16:30 WITA

Arie Wibowo, Legislator Muda Golkar dari Dunia Usaha yang Fokus Kawal Infrastruktur Samarinda

6 Juni 2026 - 16:00 WITA

Komisi II DPRD Samarinda Dorong Pengawasan Pendapatan Berbasis Data, Optimalkan PAD Secara Transparan

5 Juni 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH