Menu ✖

Mode Gelap
PWI Kukar Hadir untuk Korban Kebakaran Danau Aji, Salurkan Bantuan Bahan Pokok DPRD Samarinda Perketat Aturan Reklame, Bangunan Liar Terancam Dibongkar Arie Wibowo Ingatkan Pemkot Samarinda, Penanganan Banjir Jangan Kalah dari Penataan Kota Efisiensi Anggaran Tekan Bisnis Hotel di Samarinda, Helmi Abdullah Dorong Strategi Baru AMSI Kaltim Dorong Kolaborasi dengan Pemkot Balikpapan, Bahas Akurasi Informasi dan Regulasi Media

BERITA DAERAH · 2 Mar 2026 16:00 WITA ·

Izin Terowongan Samarinda Masih Diproses, PUPR Minta Warga Bersabar


 Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Kota Samarinda, Hendra Kesuma, memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media terkait proses perizinan operasional Terowongan Samarinda yang masih berjalan. Masyarakat diminta bersabar hingga seluruh tahapan administrasi dan uji kelayakan selesai. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Kota Samarinda, Hendra Kesuma, memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media terkait proses perizinan operasional Terowongan Samarinda yang masih berjalan. Masyarakat diminta bersabar hingga seluruh tahapan administrasi dan uji kelayakan selesai. Foto: Yana Ashari.

KUTAIPANRITA.D, SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memastikan proses perizinan operasional Terowongan Samarinda masih dalam tahap pengurusan di tingkat kementerian. Masyarakat pun diminta bersabar hingga seluruh tahapan administrasi dan uji kelayakan rampung.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Kota Samarinda, Hendra Kesuma, Senin (2/3/2026) menjelaskan bahwa secara fisik terowongan sebenarnya sudah tampak siap digunakan. Namun, pengoperasian tetap harus menunggu izin resmi dari pemerintah pusat.

“Secara kasat mata memang terlihat layak. Tapi sebelum digunakan harus ada izin administratif dari kementerian, dan proses itu masih berjalan. Kami mohon masyarakat bersabar,” ujarnya.

Ia menerangkan, proses perizinan saat ini berbeda dengan sebelumnya karena adanya perubahan regulasi pada akhir 2025. Kini, terowongan wajib mengantongi Sertifikat Layak Fungsi (SLF) sebelum dapat dibuka untuk umum.

“Dulu hanya izin biasa, sekarang harus sampai pada tahap layak fungsi. Jadi ada beberapa dokumen tambahan yang harus dipenuhi,” jelasnya.

Hendra menambahkan, pengujian struktur sebenarnya sudah dilakukan sesuai perencanaan teknis. Menurutnya, aspek kekuatan konstruksi termasuk beban kendaraan dan getaran sudah diperhitungkan sejak awal pembangunan.

“Uji struktur sudah dilakukan sesuai perencanaan. Jadi terkait beban kendaraan maupun getaran, semuanya sudah masuk dalam kajian teknis,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

PWI Kukar Hadir untuk Korban Kebakaran Danau Aji, Salurkan Bantuan Bahan Pokok

9 Oktober 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Perketat Aturan Reklame, Bangunan Liar Terancam Dibongkar

9 Oktober 2026 - 16:00 WITA

Arie Wibowo Ingatkan Pemkot Samarinda, Penanganan Banjir Jangan Kalah dari Penataan Kota

9 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Efisiensi Anggaran Tekan Bisnis Hotel di Samarinda, Helmi Abdullah Dorong Strategi Baru

9 Oktober 2026 - 14:00 WITA

AMSI Kaltim Dorong Kolaborasi dengan Pemkot Balikpapan, Bahas Akurasi Informasi dan Regulasi Media

9 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Kebakaran Muara Muntai, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar

9 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH