Menu

Mode Gelap
Hasil Usaha Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan Plasma Asap Kembali Terpantau, Otorita IKN Intensifkan Pemantauan Karhutla MBU CUP II 2026 Resmi Bergulir, Camat dan DPRD Kukar Dukung Pembinaan Talenta Lokal MBU CUP II 2026 Bergulir, 22 Tim Adu Kekuatan dan Jadi Ajang Pembinaan Talenta Muara Badak Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan

BERITA DAERAH · 23 Jul 2025 15:15 WITA ·

Lindungi Anak-anak Dari Ancaman DBD, Dinas Kesehatan Kaltim Adakan Vaksinasi di Sekolah


 Lindungi Anak-anak Dari Ancaman DBD, Dinas Kesehatan Kaltim Adakan Vaksinasi di Sekolah Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dalam upaya mencegah infeksi virus dengue, mengurangi tingkat keparahan penyakit, serta menurunkan risiko rawat inap dan kematian akibat Demam Berdarah Dengue (DBD), Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Kesehatan Kukar, melaksanakan program vaksinasi DBD di sejumlah sekolah di Kecamatan Tenggarong.

Program ini menjadi langkah preventif untuk melindungi anak-anak dari ancaman DBD, yang selama ini menjadi momok menakutkan bagi masyarakat, khususnya para orang tua yang memiliki anak berusia di bawah 14 tahun.

“Pemprov Kaltim melalui Dinas Kesehatan mendorong seluruh kabupaten/kota untuk mengimplementasikan program vaksinasi DBD. Kick-off pelaksanaannya dimulai dari Kota Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujar Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, Rabu (23/7/2025).

Jaya menjelaskan, tujuan utama dari vaksinasi ini adalah untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak-anak terhadap virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Sebelumnya, berbagai langkah pencegahan telah rutin dilakukan, seperti penyuluhan kesehatan, pembersihan lingkungan, pembentukan kader jumantik di rumah-rumah, serta pelaksanaan fogging dan larvasidasi. Imbauan untuk menjalankan gerakan 3M Plus (menguras, menutup, mengubur, plus tindakan tambahan seperti memakai obat nyamuk) juga terus dikampanyekan secara masif.

Namun demikian, dalam tiga tahun terakhir, lebih dari 50 anak di Kalimantan Timur tercatat meninggal akibat DBD, mendorong Dinkes Kaltim untuk mengambil langkah inovatif melalui vaksinasi. Vaksin ini melengkapi program vaksinasi lainnya seperti polio dan hepatitis.

“Vaksin dengue yang digunakan diproduksi oleh perusahaan asal Jepang, telah mengantongi izin edar dari Balitbangkes dan BPOM, serta dinyatakan halal. Vaksin ini aman dan cocok untuk digunakan di Indonesia,” jelas Jaya.

Ia menambahkan, program vaksinasi dengue telah dilaksanakan sejak tiga tahun terakhir di beberapa daerah seperti Balikpapan, Samarinda, dan Kutai Kartanegara. Tahun depan, cakupan program ini akan diperluas ke wilayah lainnya di Kalimantan Timur.

Dinas Kesehatan Kaltim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya program ini. Harapannya, langkah ini dapat menekan jumlah kasus serta menurunkan tingkat kematian akibat DBD di Kalimantan Timur.

 

Pewarta & Editor : Fairuz
Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hasil Usaha Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan Plasma

11 September 2026 - 12:00 WITA

Tiga Hari Dicari, Karyawan PT EAS Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan

6 September 2026 - 13:00 WITA

Karhutla Merambat ke KHDTK Samboja, 11 Orangutan Berhasil Diselamatkan

4 September 2026 - 18:00 WITA

Hendak Seberangi Sungai Belayan, Karyawan PT EAS Tenggelam di Tabang

4 September 2026 - 17:00 WITA

Cegah Karhutla, Polsek KP Samarinda Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan di Kawasan Pelabuhan

3 September 2026 - 14:00 WITA

Panen 8 Kuintal Jagung, Polsek Palaran Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan

3 September 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH