Menu

Mode Gelap
OJK Percepat Pembangunan Kantor di IKN, Dukung Terbentuknya Pusat Ekonomi Baru Nusantara Otorita IKN dan Bank Indonesia Perkuat UMKM Digital, Pelaku Ekonomi Kreatif Dibekali QRIS dan Strategi Pemasaran Online DPRD Jawa Tengah Pelajari Konsep Pariwisata dan Pemberdayaan UMKM di IKN DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

BERITA DAERAH · 8 Okt 2025 08:15 WITA ·

Perahu Terbalik di Sungai Meratak, Tim SAR Lanjutkan Pencarian Dua Korban Hilang


 Petugas SAR gabungan saat melakukan pencarian korban perahu terbalik di Sungai Meratak, Kutai Timur, Selasa (7/10/2025). Perbesar

Petugas SAR gabungan saat melakukan pencarian korban perahu terbalik di Sungai Meratak, Kutai Timur, Selasa (7/10/2025).

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI TIMUR — Tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap dua orang korban yang hilang akibat kecelakaan perahu terbalik di Sungai Meratak, Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Koordinator Pos SAR Sangatta, Aries Setiawan, menyampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 6 Oktober 2025 sekitar pukul 17.00 WITA. Perahu yang ditumpangi tiga orang petani dilaporkan terbalik setelah menabrak batang kayu hanyut di sungai.

“Dari tiga orang yang berada di perahu, satu orang selamat atas nama Iliq Tingai, sedangkan dua lainnya atas nama Marsel dan Helmiana Neri masih dalam pencarian,” ujar Aries Setiawan saat dikonfirmasi, Selasa (7/10/2025).

Aries menjelaskan, tim rescue Pos SAR Kutai Timur telah bergerak menuju lokasi kejadian sejak pukul 10.50 WITA dan tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WITA. Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan unsur potensi SAR setempat dan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian hingga radius 1,5 kilometer ke arah hilir sungai.

“Hingga sore hari, hasil pencarian sementara masih nihil. Pencarian akan dilanjutkan kembali besok pagi dengan memperluas area sesuai rencana operasi hari kedua,” tambahnya.

Dalam operasi ini, unsur SAR gabungan yang terlibat antara lain Pos SAR Sangatta, BPBD Kutai Timur, Koramil Bengalon, Polsek Bengalon, Polres Kutai Timur, Polair Polres Kutim, Disdamkarmatan Kutim, dan warga sekitar.

Aries juga menyebutkan bahwa kondisi arus sungai yang deras dan adanya binatang buas menjadi faktor penghambat dalam proses pencarian.

“Kami tetap berupaya maksimal meski kondisi di lapangan cukup menantang. Mohon doa dari semua pihak agar kedua korban segera ditemukan,” tutup Aries Setiawan.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

11 Mei 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Zona Khusus Reklame, Samri: Kota Harus Lebih Tertata

11 Mei 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Evaluasi Raperda Pemanfaatan Jalan, Hindari Tumpang Tindih Regulasi

11 Mei 2026 - 14:00 WITA

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pemanfaatan Jalan untuk Tata Utilitas dan Tingkatkan PAD

11 Mei 2026 - 13:00 WITA

Kukar Siap Sukseskan Temu Karya Karang Taruna Kaltim 2026

11 Mei 2026 - 12:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH