Menu

Mode Gelap
Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di IKN Layar Kaltim Juara Umum Regatta II 2026, Kantongi 5 Emas dan Siap Tatap PON 2028 28 Delegasi ICAPPS 2026 Tinjau Nusantara, Bahas Masa Depan Kota Berkelanjutan Curi Ponsel di Jalan, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

BERITA DAERAH · 8 Okt 2025 08:15 WITA ·

Perahu Terbalik di Sungai Meratak, Tim SAR Lanjutkan Pencarian Dua Korban Hilang


 Petugas SAR gabungan saat melakukan pencarian korban perahu terbalik di Sungai Meratak, Kutai Timur, Selasa (7/10/2025). Perbesar

Petugas SAR gabungan saat melakukan pencarian korban perahu terbalik di Sungai Meratak, Kutai Timur, Selasa (7/10/2025).

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI TIMUR — Tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap dua orang korban yang hilang akibat kecelakaan perahu terbalik di Sungai Meratak, Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Koordinator Pos SAR Sangatta, Aries Setiawan, menyampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 6 Oktober 2025 sekitar pukul 17.00 WITA. Perahu yang ditumpangi tiga orang petani dilaporkan terbalik setelah menabrak batang kayu hanyut di sungai.

“Dari tiga orang yang berada di perahu, satu orang selamat atas nama Iliq Tingai, sedangkan dua lainnya atas nama Marsel dan Helmiana Neri masih dalam pencarian,” ujar Aries Setiawan saat dikonfirmasi, Selasa (7/10/2025).

Aries menjelaskan, tim rescue Pos SAR Kutai Timur telah bergerak menuju lokasi kejadian sejak pukul 10.50 WITA dan tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WITA. Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan unsur potensi SAR setempat dan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian hingga radius 1,5 kilometer ke arah hilir sungai.

“Hingga sore hari, hasil pencarian sementara masih nihil. Pencarian akan dilanjutkan kembali besok pagi dengan memperluas area sesuai rencana operasi hari kedua,” tambahnya.

Dalam operasi ini, unsur SAR gabungan yang terlibat antara lain Pos SAR Sangatta, BPBD Kutai Timur, Koramil Bengalon, Polsek Bengalon, Polres Kutai Timur, Polair Polres Kutim, Disdamkarmatan Kutim, dan warga sekitar.

Aries juga menyebutkan bahwa kondisi arus sungai yang deras dan adanya binatang buas menjadi faktor penghambat dalam proses pencarian.

“Kami tetap berupaya maksimal meski kondisi di lapangan cukup menantang. Mohon doa dari semua pihak agar kedua korban segera ditemukan,” tutup Aries Setiawan.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

21 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Karhutla dan Kekeringan di Kukar, Pemkab Siapkan Rekayasa Cuaca Untuk Selamatkan Pertanian

21 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Aru, Tim SAR Temukan Bangkai Kapal

20 Agustus 2026 - 22:00 WITA

Tanpa APBD, Sekretariat DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

20 Agustus 2026 - 21:00 WITA

200 Ribu Pekerja Informal Samarinda Belum Terlindungi BPJS, DPRD Dorong Perluasan Jaminan Sosial

20 Agustus 2026 - 20:00 WITA

12 Pelajar SMP Samarinda Positif Narkoba, DPRD Dorong Deteksi Dini di Sekolah

20 Agustus 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH