Menu ✖

Mode Gelap
Operasi Sarang Narkoba di Gunung Bugis, 58 Orang Diamankan Polisi PWI Kukar Hadir untuk Korban Kebakaran Danau Aji, Salurkan Bantuan Bahan Pokok DPRD Samarinda Perketat Aturan Reklame, Bangunan Liar Terancam Dibongkar Arie Wibowo Ingatkan Pemkot Samarinda, Penanganan Banjir Jangan Kalah dari Penataan Kota Efisiensi Anggaran Tekan Bisnis Hotel di Samarinda, Helmi Abdullah Dorong Strategi Baru

BERITA DAERAH · 2 Mar 2026 17:00 WITA ·

PT PP Tegaskan Suara Kendaraan Tak Pengaruhi Struktur Terowongan Samarinda


 Terowongan Samarinda yang dalam waktu dekat direncanakan beroperasi dan saat ini masih menunggu proses uji kelayakan sebelum dibuka untuk umum. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Terowongan Samarinda yang dalam waktu dekat direncanakan beroperasi dan saat ini masih menunggu proses uji kelayakan sebelum dibuka untuk umum. Foto: Yana Ashari.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk memastikan bahwa suara kendaraan yang melintas di Terowongan Samarinda tidak berdampak signifikan terhadap kekuatan konstruksi bangunan. Hal tersebut disampaikan Cost Control PT PP, Reyhan Suryaarbaika, saat ditemui awak media, Senin (2/3/2026).

Reyhan menjelaskan bahwa sejak tahap perencanaan, berbagai aspek teknis telah diperhitungkan secara matang, termasuk potensi getaran dan suara kendaraan yang melintas di dalam terowongan.

“Secara pemodelan sudah dihitung, mulai dari desain suara, kecepatan kendaraan hingga faktor lainnya. Jadi pengaruh suara terhadap struktur terowongan sebenarnya tidak signifikan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menanggapi rencana pengajuan tambahan anggaran sekitar Rp90 miliar untuk pekerjaan lanjutan di area terowongan. Menurutnya, usulan tersebut masih dalam tahap perencanaan teknis dan belum masuk dalam APBD murni maupun RAPBD 2026.

Reyhan menerangkan bahwa anggaran tersebut akan difokuskan pada sejumlah pekerjaan prioritas, terutama di sisi inlet terowongan. Pekerjaan yang direncanakan meliputi pelandaian lereng atau regrading, penambahan ground anchor, pemasangan waller beam, serta timbunan kembali di atas struktur perpanjangan terowongan.

“Untuk sisi outlet memang tidak ada pekerjaan pelandaian, tetapi tetap ada penambahan perkuatan seperti ground anchor dan waller beam. Pekerjaan ground anchor sendiri cukup mahal per meter, sehingga total estimasinya bisa mencapai sekitar Rp90 miliar,” jelasnya.

Ia menambahkan, rancangan teknis penguatan tersebut sebenarnya telah melalui proses asistensi sejak 2024 dan kini diselaraskan dengan tahapan pengajuan Sertifikat Layak Fungsi (SLF) yang sedang diproses.

Meski demikian, Reyhan menegaskan bahwa tambahan pekerjaan ini merupakan langkah untuk meningkatkan faktor keamanan konstruksi dan meminimalkan potensi risiko di masa mendatang.

“Tidak ada konstruksi yang bisa menjamin 100 persen bebas dari risiko longsor. Yang bisa dilakukan adalah meningkatkan faktor keamanan berdasarkan kajian teknis yang ada,” katanya.

Sementara itu, pekerjaan lanjutan juga masih terkendala proses pembebasan lahan. Dari total sekitar 12 hingga 14 bidang lahan yang dibutuhkan, masih terdapat sekitar empat bidang yang belum tuntas karena masih dalam proses penyelesaian.

“Sebagian masih dalam proses karena ada yang masih dispute. Jadi tahap lanjutan saat ini memang masih menunggu penyelesaian pembebasan lahan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, uji kelayakan resmi terhadap Terowongan Samarinda baru dapat dilakukan setelah seluruh persyaratan administrasi di kementerian terpenuhi, termasuk kelengkapan dokumen teknis serta dukungan lahan yang dibutuhkan untuk pekerjaan lanjutan.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

PWI Kukar Hadir untuk Korban Kebakaran Danau Aji, Salurkan Bantuan Bahan Pokok

9 Oktober 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Perketat Aturan Reklame, Bangunan Liar Terancam Dibongkar

9 Oktober 2026 - 16:00 WITA

Arie Wibowo Ingatkan Pemkot Samarinda, Penanganan Banjir Jangan Kalah dari Penataan Kota

9 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Efisiensi Anggaran Tekan Bisnis Hotel di Samarinda, Helmi Abdullah Dorong Strategi Baru

9 Oktober 2026 - 14:00 WITA

AMSI Kaltim Dorong Kolaborasi dengan Pemkot Balikpapan, Bahas Akurasi Informasi dan Regulasi Media

9 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Kebakaran Muara Muntai, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar

9 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH