KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerataan guru dan tenaga kependidikan menjadi fokus utama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) tahap kedua, yang digelar pada Selasa (10/6/2025) di Hotel Grand Fatma, Tenggarong.
Rakor ini menyasar satuan pendidikan dasar, PAUD, SMP, hingga pendidikan nonformal dan kesetaraan, dengan tujuan utama menyesuaikan kebutuhan guru di lapangan secara akurat dan adil.
Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Joko Sampurno, yang membuka kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa Rakor ini merupakan kelanjutan dari tahap pertama yang telah dilaksanakan sebelumnya.
“Kegiatan ini sangat penting untuk memastikan bahwa jumlah guru di setiap sekolah sesuai dengan kebutuhan. Penataan yang tepat akan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran,” ujar Joko Sampurno.
Rakor berlangsung selama dua hari hingga Rabu (11/6/2025), dan menghadirkan narasumber dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) serta unsur pendidikan lokal di Kukar.
Selama kegiatan, peserta yang terdiri dari Kepala Sekolah, Kepala UPT, dan Pengawas Sekolah akan menyusun analisis kebutuhan guru secara rinci dan faktual.
“Analisis tersebut akan digunakan sebagai dasar dalam kebijakan penempatan dan pemindahan guru di seluruh wilayah Kukar,” tambah Joko Sampurno.
Langkah strategis ini dinilai penting untuk mengatasi ketimpangan distribusi guru, terutama di daerah terpencil dan pelosok yang selama ini mengalami kekurangan tenaga pendidik.
“Kami menargetkan hasil Rakor ini dapat menjadi acuan kebijakan jangka panjang demi menciptakan pendidikan yang merata dan berkualitas di Kutai Kartanegara,” tutup Joko Sampurno. (ADV/DisdikbudKukar)
Pewarta : Indirwan Editor : Fairuz












