Menu

Mode Gelap
KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif Otorita IKN Pacu Pembangunan Tahap II, Target Ibu Kota Politik 2028 Dikejar Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri Yayasan Ibadurrahman Gugat Pencabutan NSP, Nilai Prosedur Kemenag Tak Sesuai Administrasi Job Fair Kukar 2026 Masuki Tahap Wawancara, 20 Perusahaan Berebut Talenta Lokal

HUKUM / KRIMINAL · 24 Feb 2026 17:00 WITA ·

Operasi Pekat Mahakam 2026: Polresta Samarinda Sita Hampir 10 Ton Cap Tikus


 Operasi Pekat Mahakam 2026: Polresta Samarinda Sita Hampir 10 Ton Cap Tikus Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Aparat Polresta Samarinda menggagalkan peredaran minuman keras tradisional jenis Cap Tikus (CT) dalam jumlah besar. Sebanyak 247 karung dengan berat total 9.880 kilogram atau hampir 10 ton diamankan dalam Operasi Pekat Mahakam 2026, Selasa (24/2/2026).

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, menegaskan pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja sama kepolisian bersama Pemerintah Kota Samarinda, khususnya Satpol PP.

“Pengungkapan ini bagian dari Operasi Pekat Mahakam 2026 dengan sasaran penyakit masyarakat, mulai dari premanisme, perjudian, hingga peredaran minuman keras,” ujarnya.

Pengungkapan bermula saat patroli gabungan Sat Samapta Polresta Samarinda dan Satpol PP di Jalan Poros Samarinda–Sanga-Sanga, Kelurahan Bentuas, Kecamatan Palaran, Senin dini hari (23/2/2026). Petugas menghentikan dua truk mencurigakan dan menemukan ratusan karung Cap Tikus tanpa izin edar.

Truk KT 8102 memuat 113 karung seberat 4.520 kilogram, sedangkan truk KT 8327 KL membawa 134 karung seberat 5.360 kilogram. Setiap karung berbobot 40 kilogram, dengan estimasi nilai keseluruhan mencapai Rp444,6 juta.

Dalam operasi tersebut, 16 orang diamankan, terdiri dari satu pemilik berinisial R, dua sopir, dan 13 pekerja. Dari pemeriksaan awal, barang diketahui berasal dari Manado dan diambil dari terminal peti kemas di Palaran.

Kasus ini dikategorikan sebagai tindak pidana ringan karena melanggar Perda Kota Samarinda Nomor 6 Tahun 2013. Pelanggar terancam kurungan maksimal enam bulan atau denda hingga Rp50 juta.

“Kami prihatin, apalagi ini menjelang Ramadan dan rencananya akan diedarkan ke sejumlah daerah seperti Balikpapan, Tenggarong, hingga Bontang. Ini jelas meresahkan,” tegas Kapolresta.

Kepala Satpol PP Kota Samarinda, Anis Siswantini, memastikan pengawasan akan diperketat. “Kami bersama TNI-Polri akan meningkatkan patroli dan deteksi dini agar peredaran miras ilegal tidak kembali terjadi,” katanya.

Barang bukti dua truk bermuatan ratusan karung Cap Tikus kini diamankan di halaman Mako Polresta Samarinda sebagai bentuk komitmen aparat menjaga ketertiban di Kota Tepian.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Oknum Satpam Pasar di Samboja Ditangkap, Diduga Cabuli Anak 7 Tahun

18 Juni 2026 - 15:00 WITA

Sekdes Loa Kulu Kota Tegaskan Perang Melawan Narkoba Butuh Peran Aktif Masyarakat

3 Juni 2026 - 16:00 WITA

Camat Loa Kulu Ajak Seluruh Desa Bersatu Perangi Narkoba

3 Juni 2026 - 15:00 WITA

Bongkar Jaringan Ganja 3 Kilogram, Polsek Loa Kulu Amankan 7 Tersangka Termasuk WNA

3 Juni 2026 - 14:00 WITA

Polsek Muara Jawa Bongkar Peredaran Sabu, 42 Paket Diamankan

29 Mei 2026 - 18:00 WITA

Dua Pengedar Sabu di Sebulu Diciduk, Polisi Sita 10 Paket Sabu

29 Mei 2026 - 17:00 WITA

Trending di HUKUM / KRIMINAL