Menu ✖

Mode Gelap
Lima Perda Strategis Akan Disahkan, DPRD Samarinda Desak Pemkot Segera Tuntaskan Implementasi Efisiensi Anggaran Hambat Rehab Sekolah, DPRD Samarinda Dorong Prioritas Perbaikan pada 2027 DPRD Samarinda Soroti Taman Bermain Bengkuring Minim Penerangan, Minta Segera Dibenahi DPRD Samarinda Soroti Kebocoran BBM Subsidi di Balik Antrean, Empat SPBU Mulai Beroperasi 24 Jam Helmi Abdullah Dorong IWAPI Perkuat Daya Saing UMKM Perempuan di Samarinda

HUKUM / KRIMINAL · 24 Feb 2026 17:00 WITA ·

Operasi Pekat Mahakam 2026: Polresta Samarinda Sita Hampir 10 Ton Cap Tikus


 Operasi Pekat Mahakam 2026: Polresta Samarinda Sita Hampir 10 Ton Cap Tikus Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Aparat Polresta Samarinda menggagalkan peredaran minuman keras tradisional jenis Cap Tikus (CT) dalam jumlah besar. Sebanyak 247 karung dengan berat total 9.880 kilogram atau hampir 10 ton diamankan dalam Operasi Pekat Mahakam 2026, Selasa (24/2/2026).

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, menegaskan pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja sama kepolisian bersama Pemerintah Kota Samarinda, khususnya Satpol PP.

“Pengungkapan ini bagian dari Operasi Pekat Mahakam 2026 dengan sasaran penyakit masyarakat, mulai dari premanisme, perjudian, hingga peredaran minuman keras,” ujarnya.

Pengungkapan bermula saat patroli gabungan Sat Samapta Polresta Samarinda dan Satpol PP di Jalan Poros Samarinda–Sanga-Sanga, Kelurahan Bentuas, Kecamatan Palaran, Senin dini hari (23/2/2026). Petugas menghentikan dua truk mencurigakan dan menemukan ratusan karung Cap Tikus tanpa izin edar.

Truk KT 8102 memuat 113 karung seberat 4.520 kilogram, sedangkan truk KT 8327 KL membawa 134 karung seberat 5.360 kilogram. Setiap karung berbobot 40 kilogram, dengan estimasi nilai keseluruhan mencapai Rp444,6 juta.

Dalam operasi tersebut, 16 orang diamankan, terdiri dari satu pemilik berinisial R, dua sopir, dan 13 pekerja. Dari pemeriksaan awal, barang diketahui berasal dari Manado dan diambil dari terminal peti kemas di Palaran.

Kasus ini dikategorikan sebagai tindak pidana ringan karena melanggar Perda Kota Samarinda Nomor 6 Tahun 2013. Pelanggar terancam kurungan maksimal enam bulan atau denda hingga Rp50 juta.

“Kami prihatin, apalagi ini menjelang Ramadan dan rencananya akan diedarkan ke sejumlah daerah seperti Balikpapan, Tenggarong, hingga Bontang. Ini jelas meresahkan,” tegas Kapolresta.

Kepala Satpol PP Kota Samarinda, Anis Siswantini, memastikan pengawasan akan diperketat. “Kami bersama TNI-Polri akan meningkatkan patroli dan deteksi dini agar peredaran miras ilegal tidak kembali terjadi,” katanya.

Barang bukti dua truk bermuatan ratusan karung Cap Tikus kini diamankan di halaman Mako Polresta Samarinda sebagai bentuk komitmen aparat menjaga ketertiban di Kota Tepian.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

36 Orang Positif Narkoba di Gunung Bugis Balikpapan, Polisi Arahkan ke Rehabilitasi

15 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Operasi Sarang Narkoba di Balikpapan, Dua Orang Diduga Positif Saat Razia Tiga THM

12 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Polda Kaltim Sita 12,6 Kilogram Sabu di Samarinda, Pemasok Diburu

12 Oktober 2026 - 08:00 WITA

Operasi Sarang Narkoba di Gunung Bugis, 58 Orang Diamankan Polisi

10 Oktober 2026 - 11:00 WITA

Polda Kaltim Ungkap Dugaan Kepemilikan 1 Kilogram Sabu, Warga Binaan Lapas Balikpapan Diperiksa

9 Oktober 2026 - 12:00 WITA

Dibuntuti dari Berau, Pria Diduga Bawa 2,1 Kilogram Sabu Ditangkap di Kutai Timur

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

Trending di HUKUM / KRIMINAL