Menu

Mode Gelap
Bajaj Maxride Ekspansi ke Kaltim, Siap Buka Peluang Kerja Baru Usai Lebaran, Museum Mulawarman Diserbu Pengunjung hingga Seribu Orang per Hari Wisata Baru Menjamur, Kunjungan Museum Kayu Menurun Samri: Pokir DPRD Hasil Aspirasi Warga, Jangan Hanya Jadi Dokumen DPRD Samarinda Sahkan Pokir Hasil Reses, Infrastruktur Jadi Prioritas

HUKUM / KRIMINAL · 9 Mar 2026 20:00 WITA ·

Polisi Bongkar Pencurian Kabel yang Viral di Samarinda, Lima Pelaku Ditangkap


 Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, memimpin konferensi pers terkait pengungkapan kasus pencurian kabel yang sempat viral dan meresahkan masyarakat. Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan lima orang pelaku dari dua perkara berbeda. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, memimpin konferensi pers terkait pengungkapan kasus pencurian kabel yang sempat viral dan meresahkan masyarakat. Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan lima orang pelaku dari dua perkara berbeda. Foto: Yana Ashari.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Polresta Samarinda berhasil mengungkap kasus pencurian kabel yang sempat viral dan meresahkan masyarakat. Dari dua kasus yang diungkap, polisi mengamankan lima orang pelaku.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, mengatakan aksi pencurian kabel tersebut terjadi di sejumlah titik di Kota Samarinda dan menimbulkan kerugian besar, termasuk pada fasilitas milik pemerintah.

“Belakangan ini marak pencurian kabel di Samarinda, baik kabel lampu penerangan jalan umum maupun kabel telekomunikasi. Kasus ini sempat viral dan menjadi perhatian masyarakat,” ujarnya saat konferensi pers di Lobby Mako Polresta Samarinda, Senin (9/3/2026).

Dalam kasus pencurian kabel lampu penerangan jalan umum (LPJU), polisi mengamankan tiga tersangka berinisial R, H, dan M, sementara satu pelaku lainnya, I alias Ibang, masih berstatus DPO. Aksi mereka dilakukan di sejumlah lokasi, di antaranya Jalan Pahlawan, Jalan dr. Soetomo, Jalan R.M. Tirta, Jalan Ruhui Rahayu, Jalan S. Parman, Jalan Letjen Suprapto, hingga Jalan Basuki Rahmat.

Kapolresta menjelaskan, tersangka M berperan sebagai otak aksi pencurian tersebut. Dari kejahatan ini, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp589 juta.

Para pelaku menggunakan modus menyamar sebagai pekerja proyek dengan mengenakan rompi proyek saat beraksi di siang hari agar tidak menimbulkan kecurigaan warga.

“Mereka berpura-pura seperti pekerja proyek agar masyarakat mengira sedang melakukan pekerjaan perbaikan,” jelasnya.

Pelaku kemudian membongkar semen penutup kabel menggunakan linggis dan palu, lalu memotong kabel untuk diambil tembaganya sebelum dijual.

Selain itu, polisi juga mengungkap kasus pencurian kabel telekomunikasi yang terjadi pada 29 Januari 2026 di Perumahan Bumi Sempaja, Samarinda Utara. Dalam kasus ini, dua pelaku berinisial A dan AF, warga Kutai Kartanegara, berhasil diamankan.

Kabel jaringan tersebut dikupas untuk diambil tembaganya lalu dijual. Dari hasil penjualan itu, pelaku meraup keuntungan sekitar Rp9,6 juta, sementara korban mengalami kerugian sebesar Rp56,2 juta.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

“Kami akan terus menindak tegas setiap pelaku kejahatan yang merugikan masyarakat dan merusak fasilitas publik,” tegas Hendri.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Diduga Edarkan Sabu, Pria di Muara Jawa Diciduk Polisi di Rumah Kontrakan

13 Maret 2026 - 12:00 WITA

Beraksi di Enam TKP, Perampok Perhiasan Nenek di Loa Janan Ditangkap Polisi

13 Maret 2026 - 11:00 WITA

Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Tenggarong, Empat Pelaku Ditangkap

10 Maret 2026 - 11:00 WITA

Jaringan Ganja Kukar–Samarinda Terbongkar, Polisi Ringkus Empat Pelaku

10 Maret 2026 - 10:00 WITA

Polisi Ungkap Kasus Penganiayaan Berujung Pembunuhan di Samarinda Seberang

4 Maret 2026 - 17:00 WITA

Residivis Cabul Kembali Ditangkap, Polisi Ungkap Aksi Berulang di Samarinda

4 Maret 2026 - 15:00 WITA

Trending di HUKUM / KRIMINAL